Fly Over Jambi Batal, Warga Mayang Ini Minta Anggaran Dibuka

JAMBI – Pembangunan jembatan layang atau Fly Over, yang ditunda oleh DPRD Provinsi Jambi beberapa waktu lalu, menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Bahkan ada warga Kota Jambi yang protes dengan keputusan dewan, terkait rencana pembangunan yang menelan anggaran ratusan milyar itu.

Seperti yang disampaikan Andi Salmon, salah satu warga Mayang Kota Jambi protes terhadap penolakan dewan, dengan alasan anggaran yang defisit.

Dirinya meminta anggota DPRD Provinsi, khususnya Komisi III, agar dapat melaksanakan banggar terbuka, terkait anggaran tersebut kepada setiap OPD.

“Saya sebagai warga Mayang Kota Jambi, jika alasan dewan tentang pembatalan Fly Over dewan karena anggaran 2020. Dengan ini meminta pihak DPRD Provinsi Jambi, terutama komisi III dan banggar untuk membuka semua anggaran pembangunan yang ada pada tiap OPD. Mulai dari anggaran anggaran kunker, studi banding, hibah, perjalanan dinas, pengadaan mobil dinas, publikasi, pokir, dan lain-lain.” Jelasnya, Selasa (12/11/2019).

Dengan demikian, nantinya masyarakat dapat melihat dan memahami alasan dewan menolak rencana pembangunan Fly Over Jambi tersebut.

“Agar masyarakat bisa melihat dan menerima alasan defisit tersebut. Lakukan rapat banggar secara terbuka, sehingga masyarakat mengerti dan memahami alasan dewan menolak pembangunan Fly Over itu,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan Fly Over tersebut sudah bertahun-tahun direncanakan oleh beberapa Gubernur sebelumnya, dan sudah masuk pada KUA PPAS dewan periode 2014-2019 kemarin.

Tak ayal, pria asal Mayang itu pun secara spontan mempertanyakan keputusan dewan baru yang menunda rencana pembangunan Fly Over tersebut secara sepihak, tanpa berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak eksekutif.

“Kok mendadak dewan yang baru dilantik tanpa angin tanpa hujan membatalkannya secara sepihak, ini patut kita pertanyakan ada apa dengan dewan provinsi Jambi,” tanyanya.

Untuk itu, dirinya menyarankan agar kedepan tidak ada konflik yang berkepanjangan dikalangan masyarakat Jambi, diharapkan supaya anggota DPRD Provinsi Jambi melakukan Hearing pembahasan anggaran APBD 2020 secara terbuka. Sehingga tidak ada dusta diantara kita, seperti sejarah kelam tahun 2018 kemarin.

“Lakukanlah hearing pembahasan anggaran APBD 2020 secara transparan dan terbuka, agar masyarakat tercerahkan dan menerima pembatalan pembangunan Fly Over pada tahun ini. Serta masyarakat tahu, mana pembangunan yang menjadi skala prioritas, dan mana yang hanya menghambur-hamburkan anggaran,” tegasnya. (Red)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033