MUARO JAMBI – Permasalahan banjir menjadi perbincangan hangat di beberapa desa yang ada di Kecamatan Sungai Gelam belakangan ini. Hal ini tak lain, salah satunya terkait dengan Normalisasi di banyak desa dalam kecamatan ini yang merendam kebun warga.
Jika normalisasi dituding menjadi penyebab banjir di Desa Mingkung Jaya dan Petaling, sebaliknya, Desa Gambut Jaya malah diuntungkan.
Hal ini didapati Dinamika Jambi dalam penelusuran ke warga setempat. Menurut warga, normalisasi sungai sangat dirasakan manfaatnya.
“Lahan Gambut tidak dapat dipungkiri menjadi momok bagi masyarakat. Saat kemarau, mudah sekali terbakar. Dan di saat penghujan sering terjadi banjir. Dengan adanya normalisasi, ini banjir sedikit berkurang,” ungkap Jalaluddin, warga desa yang ditemui awak media, Rabu (13/12/17).
Dampak banjir yang tak lagi besar, diharapkan Jalaluddin bisa ditindaklanjuti dengan pembuatan Embung atau sejenisnya. Hal ini untuk mengantisipasi limpahan air yang menyebabkan banjir.
“Sehingga kami berharap, selain dari pada dilakukan normalisasi sungai untuk mengantisipasi banjir, juga dibuat desain khusus untuk penyerapan air, Embung atau semacamnya dan untuk mengatasi kebakaran,” harap Jalaluddin.
Hal senada dikatakan Kepala Desa Gambut Jaya, Wihernanto saat di temui awak media di kantor desa. Bilangnya, normalisasi membantu upaya pencegahan kebakaran lahan bila di musim kemarau.
“Bukan hanya mengatasi banjir, tapi normalisasi sungai tersebut dapat mencegah api yang bisa menyebabkan kebakaran. Tanpa adanya normalisasi, pencegahan api di 340 Hektar mungkin akan sulit,” ungkap Wihernanto. (Tr01)
