Diperkirakan Laku 150 Ribu Dus, Begini Cara AMDK Wigo Penuhi Permintaan Yang Membludak

BERITA BISNIS – Siapa yang tak mengenal Produk Air Minum Dalam Kemasan Wigo dan Vir. Yang mana, AMDK tersebut keluaran PT Afresh Indonesia. Konon, menghadapi Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri, di perkirakan mampu habiskan 150 ribu dus produk. Lantas, bagaimana cara Wigo penuhi permintaan konsumen yang saat ini membludak.

Pada Dinamikajambi.com, Rozali selaku General Manager (GM) PT Afresh Indonesia mengatakan, angka permintaan produk AMDK Wigo dan Vir mengalami kenaikan derastis.

Sebagaimana di ketahui, hal ini di sebabkan para Konsumen mulai mempersiapkan stok untuk Hari Raya Idul Fitri kedepan.

Baca Juga : Anak Karyawan dan Gagal Kuliah, Perjuangan Owner AMDK Wigo dan Vir Yang Layak Jadi Inspirasi

Tak main-main, produk Air Minum besutan Lois Supardy ini, 2 pekan menjelang Lebaran saat sekarang mampu menghabiskan hingga 10 ribu dus per harinya.

“Kalau sekarang sudah mulai kelihatan peningkatannya. Tapi, saat Puasa menjelang Lebaran sekarang produk paling laris itu yang mini. Kisaran 7000 hingga 10.000 dus habislah satu hari,” ungkapnya.

Kewalahan, Tapi Sudah di Siasati

Pantauan di lapangan, tampak berulang kali mobil box pengangkut AMDK tersebut lalu lalang. Kemudian, Pria kelahiran Tungkal ini juga menambahkan, pihaknya sempat kewalahan melayani konsumen.

Namun, atas belajar dari pengalaman dan niat kukuh memuaskan konsumen. Rozali beserta seluruh karyawan yang berjumlah 230 orang ini telah mensiasati cara penuhi permintaan konsumen untuk AMDK Wigo.

Berita Lainnya : Heboh, Wigo dan Vir Tak Layak Konsumsi, LPKNI: Uji Laboratorium Baik-Baik Saja

Dimana mana, Perusahaan yang telah berdiri 14 tahun silam itu, mengambil langkah lembur lalu menyediakan stok secara teratur.

“Jadi solusinya, kita buat jam lembur nih. Teman-teman pada senanglah lembur, pendapatan meningkat. Terus, kita buat stok untuk besoknya, tapi di lihat dulu persentase penjualan sebelumnya,” jelasnya.

Sampai ke Batam

Selanjutnya, stok tersebutlah menjadi persiapan apabila angka penjualan membludak. Apalagi, Ia juga memperkirakan puncak penjualan tertinggi berada pada H-3 Lebaran.

“Barangkali tidak seramai sebelum Covid ya, kalau dulu, dalam sebulan itu 250 ribu dus habis. Tapi kalau sekarang di perkirakan 150 ribu lah. Wah H-3 itu biasanya, seluruh armada kita gak ada yang parkir,” tambahnya.

Terakhir, Rozali juga mengatakan AMDK Wigo ini tidak saja mengisi pasar lokal Jambi. Tak di sangka-sangka, Perusahaan asli Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah ini mampu melebarkan sayap hingga ke Pulau Batam.

Lihat Juga Video : Gagal Jadi Kades, Ahmad Haikal Malah 4 Periode Jadi Dewan di Muaro Jambi

“Heran juga sih, yang dari Batam sampai juga pesan ke Wigo. Nah, ini armada kita yang ngantar bolak-balik. Kalau di Jambi, ramai juga ngisi di swalayan dan mall,” tutupnya. (Tr01)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube