Dewan Minta Penyertaan Modal 40 M Pada Bank Jambi Ditunda, Ini Alasannya

BERITA JAMBI – Rencana penyertaan modal bagi Bank Jambi sebesar 40 Milliar, yang di rencankan Pemprov Jambi baru-baru ini bertentangan dengan anggota DPRD Provinsi Jambi. Bahkan, banyak dewan minta, persoalan itu di tunda terlebih dahulu.

Hal ini di sampaikan langsung oleh Wakil Ketua (Waka) DPRD Provinsi Jambi, Rocky Candra, saat di konfirmasi Rabu (15/09/2021).

Sebagaimana di ketahui, pada rapat Paripurna DPRD penyampaian nota pengantar KUPA dan PPAS Perubahan APBD Tahun 2021, di laksanakan pada Senin (13/09/2021) lalu. Gubernur Jambi memaparkan, rencana penyertaan modal bagi Bank Jambi itu, yakni sebesar Rp 40 Milliar.

Baca juga : Wacanakan Jalur Kereta Api Pengangkut Batu Bara di Jambi, Ini Kata Gubernur

Tak ayal, hal itu pun sontak di sanggah oleh anggota DPRD Provinsi Jambi, dalam paripurna itu. Apalagi, kondisi Pandemi Covid-19 saat ini, yang di nilai harus lebih di utamakan soal Pemulihan Ekonomi Nasial (PEN) dan penanganan lainnya.

Seperti yang dibeberkan Rocky Candra, bahwa banyak anggota dewan yang mempertanyakan pada Pemprov soal penyertaan modal di Bank Jambi itu. Mengapa wacana penyertaan modal tersebut, disertakan dalam perubahan APBD?

“Apakah Gubernur Jambi sudah mengetahui permasalahan di Bank Jambi. Terutama, terkait penyertaan modal di SNP. Lalu juga, kemarin ada Perda penyertaan modal yang belum selesai. Banyak sekali kejanggalan di sini, dan saat rapat Banggar banyak dewan meminta untuk di tunda,” tukas Rocky, Rabu (15/09/2021).

Status Belum Jelas

Lebih lanjut, Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan, selain Pemprov perlu memperdalam kebutuhan modal 40 Milliar tersebut soal alokasinya, pihaknya juga menilai Bank Jambi itu, belum termasuk dalam Ranperda. Sehingga, banyak anggota dewan yang meminta hal tersebut untuk di tunda.

“Pertama, terkait Ranperda terkait penyertaan modal Bank Jambi, belum disahkan. Kedua, saya dari fraksi Gerindra juga mempertanyakan, terkait status Bank Sembilan itu sendiri. Apakah berbentuk BUMD atau tidak,” tambahnya.

Berita lain : 2 Anggota Dewan Nyaris Adu Jotos, Ketua DPRD Provinsi Jambi: Sudah Mesra Kembali

Anehnya bilang Rocky, sejauh ini Pemprov sendiri belum bisa menjawab kejelasan status Bank Jambi tersebut kepada mereka. Akan tetapi, malah eksekutif merencanakan penyertaan modal, ada apa?

“TAPD sendiri, belum bisa menjawab. Apakah Bank Sembilan Jambi itu, BUMD, Perseroda, ataukah Perumda. Jadi, jelas dulu jantan atau betina nya, baru kita bisa menyikapi soal penyertaan modal tersebut.” (Tr01)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube