Dewan Mau Tunda Penyertaan Modal Pada Bank Jambi, Gubernur Lakukan Pertemuan Hari Ini

BERITA JAMBI – Banyak dewan Tidak setuju alias minta rencana penyertaan modal pada Bank Jambi sebesar 40 Miliar ditunda,  Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Sudirman, sebut Gubernur Jambi lagi lakukan pertemuan dengan pihak terkait.

Sebelumnya, dalam penyampaian KUA PPAS dalam paripurna DPRD Provinsi Jambi baru-baru ini, Pemprov rencanakan penyertaan modal bagi Bank Jambi senilai Rp 40 Miliar. Namun, hal itu menimbulkan aksi protes dari salah satu anggota dewan dari Fraksi Partai demokrat, Fauzi Ansori.

Baca juga : Soroti Pembangunan Gedung Baru Bank 9 Jambi, Waka DPRD: Manfaatnya Apa?

Betapa tidak, rencana Pemerintah Provinsi Jambi untuk penyertaan modal dengan nilai yang sangat fantastis itu, di nilai tidak tepat sasaran. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

Bukan cuma Fauzi, hampir keseluruhan anggota DPRD Provinsi Jambi minta penyertaan modal bagi Bank Jambi tahun ini di tunda. Hal ini serupa dengan yang di sampaikan Rocky Chandra, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi belum lama ini.

“Banyak yang minta penyertaan modal buat Bank Jambi ini di tunda,” katanya.

Penolakan tersebut bukan tanpa alasan, bilang Rocky hingga saat ini status dari Bank Jambi sendiri belum jelas. Di tambah lagi, dengan persoalan lain, yang hingga saat ini menimbulkan pertanyaan bagi wakil rakyat di gedung legislatif itu.

Tanggapan Sekda

Menanggapi hal tersebut, Sekda menjelaskan saat ini Gubernur dan Bank 9 Jambi, sedang berkordinasi terkait tindak lanjutnya kedepan.

“Saat ini, sekarang ada pertemuan Pak Gubernur dengan Bank Jambi. Kita menunggu,” bebernya.

Bilangnya, jika hasil pertemuan itu menemukan solusi, maka membuahkan persetujuan. Pemprov pun akan mendorong percepatan Ranperda penyertaan modal.

“Kita putuskan dulu pembahasan antara Gubernur dengan Bank Jambi. Kalau misalnya, tetap di setujui untuk alokasi penyertaan modal. Maka, Ranperda penyertaan modalnya, harus segera di dorong kembali ke DPRD untuk di bahas,” jelasnya.

Berita lain : 

Terakhir, guna menjawab kejelasan status Bank 9 Jambi saat ini, yang ramai di perbincangkan di DPRD Provinsi. Maka, Ia menjelaskan bahwasanya Bank 9 Jambi berstatus Perseroda.

“Perseroda, jadi Perseroan Daerah ini kedalam format nya BUMD. Sebenarnya, tidak ada masalah.” tutupnya mengakhiri wawancara. (Tr01)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube