Bupati Ngamuk, Sampah Bekas Puasa Terakhir Tak Dibersihkan Satpol PP

BOGOR – Bupati Bogor Ade Yasin kesal bukan main lantaran kinerja petugas Satpol PP yang jauh dari yang diharapkan.

Berangkat dari Pendopo Bupati sekitar pukul 08.00 WIB, Ade langsung menuju Mako Satpol PP Kabupaten Bogor dan mendapati sampah kotak berserakan di lobi utama.

“Ini kayaknya sampah bekas puasa terakhir minggu lalu tapi tidak dibersihkan. Padahal Satpol PP itu penegak perda. Kalau penegak perda tidak taat bagaiman bisa jadi contoh,” kata Ade di sela apel dadakan di Mako Satpol PP.

Ade pun menyemprot koordinasi Satpol PP karena tidak ikut andil saat Operasi Ketupat Lodaya 2019, terutama untuk menertibkan PKL di Kawasan Puncak.

“Pada kemana kemarin itu? Polisi sudah sibuk menertibkan lalu lintas. Mereka juga bilang kalau Puncak dan jalur lainnya mau lancar, maka PKL harus ditertibkan. Tugasnya siapa? Ya Satpol PP,” tegas Ade.

Menurutnya bamyak yang harus dievaluasi terhadap kinerja Satpol PP terutama soal kedisiplinan pegawai. Pasalnya, saat bupati tiba di pelataran parkir, banyak anggota berlarian ke dalam dari warung kopi.

“Nggak ada lagi nongkrong-nongkrong nggak jelas. Harus masuk tepat waktu. Kecuali memang ada kegiatan yang jelas,” katanya.

Sementara Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bogor, Dadang Irfan menegaskan, ada beberapa anggota Satpol PP cuti dan sakit.

“Sisanya selain yang cuti dan sakit dilihat dari tanda tangannya hadir semua. Tapi nanti dicek lagi dengan absen digital,” katanya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : Pojoksatu.id

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page