BERITA MUARO JAMBI – Bupati Muaro Jambi, Hj Masnah Busro, Senin (18/1/21) siang menyerahkan secara simbolis sertifikat gratis di Desa Tantan, Kecamatan Sekernan. Masnah juga sekaligus resmikan Pasar Desa Tantan.
Dalam sambutannya, Bupati Masnah berharap program sertifikat gratis ini dapat di manfaatkan warga. Terlebih, akan adanya pembangunan jalan tol.
“Rumah, kebun, lahan penting untuk sertifikat,” katanya.
Baca Juga : Dirancang Ahmad Ripin, Bupati Masnah Wujudkan Sekaligus Resmikan Pasar Sengeti
Desa Tantan ini sangat penting. Selain menjadi perhatian bupati, ini juga terkait akan adanya jalur tol di Bumi Sailun Salimbai.
“Apalagi Desa Tantan dalam jalur tol. Mano yang punyo tanah, agar mengurus legalitasnya,” pinta Masnah.
Selain meminta warga, untuk memanfaatkan pembuatan sertifikat yang mana Muaro Jambi mendapat jatah 21 ribu, Bupati juga menjawab soal sekolah. Bilangnya, Pemkab sudah mengajukan usulan tersebut.
“Soal sekolah, kita ajukan 3 sekolah. Desa Pudak, Awin dan Tantan. Tapi hanya Desa Pudak yang di setujui,” katanya.

Penyerahan Sertifikat Tanah Untuk Rakyat Program Redistribusi Tanah, mendapatkan apresiasi desa. Kepala Desa Tantan, Mashur mengatakan bahwa program ini gratis.
“Kalau bikin dewek, 4 juta. Ini gratis. Banyaklah kito terima kasih pada ibu bupati dan jajarannya,” kata Mashur.
Bukan berlebihan memang, Kades menyebutkan minimnya kepemilikan surat tanah di desanya. Dengan program ini, kepemilikan tanah dapat berwujud sertifikat.
“Penduduk sekitar 2500, yang memiliki sertifikat itu paling 0,9 persen,” harapnya.
Sebelumnya, bilang Mashur, legalitas tanah masih kurang. Bahkan hingga membuat sporadik pun mengeluarkan biaya, apalagi sertifikat.
Bupatu Masnah Resmikan Pasar
Bupati yang di dampingi Sekda Muaro Jambi, Jangning serta Kadis PUPR, Kadinsos, Plt Kasat Pol PP dan lainnya meresmikan pasar. Kades kembali mengucapkan terima kasih.
Lihat Juga Video : Di tengah Perjalanan, Bupati Setir Mobil Sendiri
“Ribuan terima kasih atas terbangunnya pasar Desa Tantan. Pasar sebelumnya, sudah 2 tahun. Kalau hujan jalannya susah,” ungkapnya.
“Di jaman ibu bupati, kita dapat loss pasar. Semoga kita dapat lagi,” sambungnya.
