BERITA JAMBI – Puluhan mahasiswa di Jambi tidak hanya tolak Omnibus Law, dalam aksi unjuk rasanya Senin (02/11/2020). Akan tetapi ada beberapa tuntutan lain, yang disampaikan.
Dalam aksi unjuk rasa puluhan mahasiswa di Jambi ini, mereka masih konsisten untuk tolak Omnibus Law, yang disahkan DPR RI beberapa waktu lalu.
Pun demikian, ternyata bukan hanya tolak Omnibus Law saja. Namun, mereka juga meminta Pjs Gubernur Jambi dan DPRD menandatangani kesepakatan, untuk menolak UU Cipta Kerja tersebut.
Berita Terkait : Puluhan Mahasiswa di Jambi, Kembali Gelar Demo
Baca Laiinnya : Bentrok Sesama Polisi Demo Omnibus Law di Jambi, Ternyata Perwira
Selain itu, mereka juga menuntut kepada pihak Polda Jambi meminta maaf atas peristiwa unjuk rasa yang dilakukan beberapa waktu silam. Yang mengakibatkan beberapa massa demonstrasi terluka akibat kekerasan yang dilaporkan oleh petugas.
Baca Juga : Tak Ikut Demo, Mahasiswa Ini Diangkut Ke Mapolda Jambi
“Kami disini ingin menyampaikan aspirasi kami dengan damai, dan minta Pjs Gubernur bersama anggota DPRD ikut menandatangani penolakan kami. Serta minta Polda Jambi minta maaf, atas penderitaan teman kami yang mendapat kekerasan saat aksi,” tegasnya.
Lihat Video : Pengawalan demo Omnibus Law di Jambi.
Oleh karena itu, mereka meminta apa yang disampaikan dapat dikabulkan oleh pihak terkait. Baik Pjs Gubernur, DPRD maupun Polda Jambi. (Red)
