SAROLANGUN – Usai melaksanakan rapat sidang paripurna tingkat I Tahan II perubahan APBD, seluruh anggota dewan dirapid tes mendadak. Ini hasilnya.
Tak ayal, anggota dewan yang dirapid tes secara mendadak ini pun, jadi heboh. Apalagi, tidak dijadwalkan sebelumnya.
Baca juga : APBD Perubahan Jambi 2020 Ini, Diprioritaskan Penanganan Covid-19
Diketahui DPRD Sarolangun, yang usai rapat Paripurna penyampaian pandangan umum fraksi, terhadap Ranperda perubahan APBD tahun 2020 ini, dibuat terkejut.
Pasalnya, seluruh anggota dewan yang hadir dilakukan rapit tes, secara mendadak.
“Berdasarkan absen yang hadir pada hari ini, sebanyak 26 orang. Yang lain nyusul,” kata Ketua Dewan Tontawi Jauhari, Selasa (08/09/2020).
Rapit test tersebut diakuinya secara dadakan, dan tidak ada rencana sama sekali.
Akan tetapi, bilangnya mengapa dilakukan mendadak, biar semuanya dapat di Rapid Tes.
Hal ini juga berkaitan dengan aktivitas dewan, yang kerap pergi keluar kota dalam menjalankan tugasnya sebagai wakil rakyat. Khususnya untuk masyarakat Kabupaten Sarolangun.
Oleh sebab itu, dirasa perlu untuk dilakukan Rapid Tes, agar nantinya bisa dipastikan bahwa anggota DPRD Kabupaten Sarolangun, aman dari virus Corona.
“Kita sengaja mendadak, supaya Jangan nanti ada asumsi yang lain-lain,” tegasnya.
Lihat juga video : Klik Disini
Baca juga : Fasha Resmi Mundur Dari Calon Gubernur di Pilgub Jambi
Untuk diketahui, dari pantauan media ini, dari 26 orang yang dirapit tes hanya 15 orang yang menjalaninya.
Pun demikian, 15 yang dirapid tes itu hasilnya Non Reaktif. (Ajk)
