Ada Kebocoran Pada Pipa, PDAM Harus Ada Solusi

JAMBI – Apabila terjadi persoalan, baik kesalahan pada meteran air, maupun kebocoran sehingga memberatkan pelanggan, pihak PDAM harus ada solusi.

Hal ini agar, pelanggan yang merasa terberatkan oleh tagihan yang melonjak akibat ada kebocoran pada pipa setlelah meteran, tidak menjadi beban. Sehingga dalam perkara ini, pelanggan maupun pihak PDAM sama-sama enak.

Baca juga : Gubernur Jambi Serahkan Bantuan Sembako Covid-19

Hal ini disampaikan oleh Ibnu Kholdun selaku Ketua Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Jambi, saat dikonfirmasi Dinamikajambi.com pada Rabu (13/05/2020) sekitar pukul 12.45 wib.

Ibnu mengatakan bahwa, sebenarnya apabila terjadi kesalahan yang diluar kuasa pelanggan, seperti kebocoran pada pipa, pihak PDAM harus ada solusi.

Karena mengingat, hal tersebut merupakan sesuatu yang juga tidak diketahui oleh pelanggan. Apalagi, kebocoran pipa tersebut baru diketahui setelah 2 bulan pemakaian.

Tentu hal ini sangat memberatkan pelanggan, apalagi saat ini Provinsi Jambi tengah dilanda Pendemi Covid-19, yang menggerus perekonomian masyarakat.

“Sebenarnya kebocoran yang terjadi pada pipi setelah meteran, itu memang tanggu jawab pelanggan. Akan tetapi ini kan ada yang mengatur tentang dispensasi. Jadi kalau ada niat baik pelanggan yang ingin membayar, seharusnya pihak PDAM mau mendengarkan keluhan dari pelanggan tersebut.” Jelas ketua YLKI Jambi itu.

Jadi menurutnya, pelanggan yang diberatkan oleh tagihan yang terjadi kebocoran tersebut, PDAM ada solusi. Sehingga disini sama-sama enak.

“Terkait keluhan pelanggan tersebut, PDAM harus ada solusi. Jadi ada jangan tengahnya,” ujarnya.

Lihat juga video : Lewat Vidron, Pj Sekda Jambi Rapat Dengan KPK

Selain dari itu, apabila terjadi kesalahan atau kerusakan pada meteran air, baru merupakan tanggung jawab PDAM.

“Jadi kalau terjadi kerusakan pada meteran, itu merupakan tanggung jawab PDAM, bukan pelanggan.” Tukasnya. (Nrs)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033