HUKRIM – Aplikasi hijau kembali menelan korban. 2 warga Jambi tewas usai pesan MiChat di Bengkulu, lantaran tak sesuai pesanan.
Dua pria tewas itu ditikam usai meminta uangnya dikembalikan karena memesan wanita tak sesuai di aplikasi online, MiChat. Korban tewas ditikam teman wanitanya.
Adapun kedua korban yakni Reza warga Pasar Muara Bungo, Kabupaten Bungo, dan Wahyudi warga Kota Jambi.
Peristiwa naas itu terjadi di Kelurahan Kampung Bali, Kecamatan Teluk Segara, Kota Bengkulu, Jumat (6/9/2024) subuh.
Melansir detikSumbagsel kejadian berawal saat kedua korban melakukan open BO melalui aplikasi MiChat.
Dari pesanan itu, mereka sepakat untuk bertemu di kawasan Kampung Bali.
Namun, sayangnya, wanita yang dipesan tak sesuai saat bertemu dengan mereka. Wanita yang dipesan ternyata berbeda dari foto yang ada di aplikasi.
Korban meminta agar uang yang sudah ditransfer kepada sang wanita dikembalikan.
Saat itu, sang wanita menolak dan terjadilah keributan antara korban dan juga pelaku di TKP.
“Korban yang meninggal meminta pengembalian uang kepada sang wanita,” kata Kapolresta Bengkulu, Kombes Deddy Nata, Jumat (6/9/2024).
Pengeroyokan Teman Wanita
Keributan yang terjadi, membuat sang wanita menghubungi teman-teman prianya.
Mereka datang ke TKP, dan terjadilah keributan berujung pengeroyokan terhadap korban. Salah satu pelaku menusuk korban yang akhirnya tewas dengan luka tusukan.
“Korban mengalami luka tusuk di bagian perut, dada, dan paha, sementara ini kita masih cek dulu,” ujarnya.
Baca Juga : Pesan Cewek Lewat MiChat, Polisi Pengamanan G20 Tewas
Korban sempat dilarikan ke rumah sakit untuk diberikan pertolongan, sambungnya, pihak rumah sakit menyatakan bahwa kedua korban telah meninggal dunia.
“korban akan dibawa ke Jambi,” ujarnya.
Dalam kasus ini, Polresta Bengkulu telah mengamankan 3 pelaku. Namun, petugas belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena masih dalam pemeriksaan.
“Sudah kita amankan, sementara ada 3 orang. Masih kita dalami,” ungkapnya
