BERITA BISNIS – Belakangan ini, sepatu second atau familiar dengan sebutan ‘Beje’ marak diminati masyarakat di Jambi. Ternyata, hal ini yang menjadi alasan pelanggan kepincut dengan sepatu second.
Bagi kebanyakan orang, sepatu menjadi sesuatu yang sangat diminati. Betapa tidak, dengan berbagai ragam jenis dan brand, menjadikannya sesuatu yang memikat selera.
Baca juga : Akhir Pekan Belanja? Cek Update Harga Sembako Kota Jambi Disini
Tak terkecuali, belakangan ini disejumlah kawasan Kota Jambi, marak dengan outlet toko sepatu second atau beje.
Ucok, salah satu outlet sepatu second yang berbasis online mengatakan, beberapa bulan belakangan terjadi peningkatan omzet sepatu ‘beje’ di Jambi. Ia melihat, hal itu disebabkan oleh tingginya minat konsumen, dengan sepatu berjenis sport dengan beragam brand.
“Iya, akhir-akhir ini musim ya sepatu second. Memang, kita menyediakan barang-barang import dari luar negeri. Contohnya, nike, adidas, new balance sangat diminati. Karena memang, kita jualan dari live Facebook dan Instagram,” ungkapnya, Sabtu (16/10/2021).
Alasan Pelanggan
Lebih lanjut, seorang pelanggannya menuturkan, memilili alasan tertentu untuk membeli sepatu beje. Kendati merupakan barang bekas, Ia mengakui kualitas sepatu second masih terjaga.
Lalu, tingkat original sebuah barang akan mempengaruhi ketahananannya.
“Sebenarnya, dari dulu saya suku koleksi sepatu brandid ya. Karena memang, akhir-akhir ini dijambi banyak outlet ya belaja di Jambi. Sukanya itu, karena awet ya, terus original, dan nyaman dipakai,” tukas Aldi, salah satu pelanggan.
Pria yang berstatus mahasiswa ini menambahkan, faktor harga juga mempengaruhi maraknya pelanggan sepatu second di Jambi.
Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh
Betapa tidak, untuk mendapatkan sepatu brandid dalam kondisi baru, dapat merogoh kocek jutaan rupiah. Sedangkan di uoutlet sepatu second, hanya merogoh kocek 200 ribu hingga 500 ribu. Jauh berbeda bukan?
“Contoh ini, brandnya Nike Air, kalau baru wah jutaan. Nah, kalau kita beli di beje palingan 300 sampai 500 ribu, tergantung kondisi lah.” tutupnya. (Tr01)
