9 Hari Tak Pulang, Remaja Limbur Merangin Diduga Terhipnotis Anak Punk

PAMENANG – Remaja laki-laki Desa Simpang Limbur, Kecamatan Pamenang, Kabupaten Merangin diduga terkena hipnotis. Akibatnya, Afdol (16) tak pulang sudah 8-9 hari.

Anak dari pasangan Bahtiar dan Syariah ini sudah 9 hari tidak kembali ke rumah. Diketahui dari salah satu kerabatnya bahwa Afdol pergi dari rumah pada Selasa (25/6) lalu, bersama dua temannya. Satu laki-laki dan satunya perempuan.

Afdol diketahui bersekolah di MAN Desa Simpang Limbur Merangin.

“Afdol dijemput dua orang temannya. Satu cewek satu cowok. Pada saat pergi afdol membawa handphone milik ayahnya dan uang sepuluh ribu. Karena khawatir ayah Afdol sempat SMS menanyakan keberadaannya. Dan Afdol membalas bahwa dia sebentar lagi pulang, motor kawannya sedang rusak. Setelah itu sampai kini dak ado kabar lagi,” ungkap Risa Alfiana, sepupu Afdol.

“Diketahui dari pemilik loket bus Simpang Limbur Merangin bahwa afdol pernah datang ke loketnya untuk membeli tiket dengan tujuan ke Bengkulu dan menyodorkan uang dua ratus ribu. Namun, karena pemilik loket itu kenal dan tidak memberikan tiketnya. Dan setelah itu Afdol pergi,” tambah Risa.

Pihak keluarga mencurigai afdol di hipnotis, karena pernah melihat afdol bergaul dengan anak punk. Pun demikian, saat Afdol membeli tiket ke Bengkulu Ia diketahui bersama 4 orang.

Berita Terkini : Remaja Limbur Merangin Ditemukan di Jakarta, 3 Hari Tak Makan

Keterangan terakhir, nomor handphone yang digunakan tidak dapat dihubungi. Namun sebaliknya, Ia masih terbilang aktif dengan media sosial. Lewat akunnya, Afdol mengirimkan postingan dengan judul Bengkulu.

Pihak keluarga sangat berharap agar Afdol bisa kembali kerumah dan berkumpul bersama keluarga. Keluarga sudah melaporkan kejadian ke polisi, Selasa (02/07/2019). (Hsb)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube