MUARO JAMBI – Sempat jernih dan bersih, aliran sungai di salah satu wilayah dalam Kecamatan Sungai Gelam, kini kembali tercemar dan menimbulkan bau tak sedap. Aliran sungai yang dekat dengan salah satu Pabrik Kelapa Sawit (PKS) diduga sudah tercemar oleh limbah pabrik.
Penelurusan awak media di lokasi pada Rabut (28/9) sore mendapati fisik air sudah berubah warna. Dari salah satu kanal yang masuk ke aliran sungai, limbah ini masuk dan mencampuri air. Perbedaan warna terlihat jelas dari pertemuan air tersebut.
Dari kanal yang ditelusuri wartawan media online ini, mendapati selang yang mengarah ke kanal. Bau tak sedap, dan warna air yang keruh dan hitam menjadi pemandangan kanal buatan ini. Setidaknya, lebih dari 9 pipa pembuangan yang masuk ke kanal.
“Saya dengar perusahaan ini ditegur pemerintah dan sempat ditempatkan petugas disitu. Air sempat jernih. Tidak ada slang seperti ini. Tapi sekarang, dan kemarin teman saya lewat juga bilang selang ini sudah ada,” sebut salah satu warga yang melintas hendak memancing.
Warga yang tak menyebutkan namanya ini bilang, pencemaran ini sudah menganggu masyarakat sekitar. Baik dari bau yang tak sedap, maupun kebutuhan akan air bersih.
“Dulu banyak yang mancing disini. Tapi sekarang, jangankan ikan, buayo bae dak mau hidup disini.” sebutnya seraya berlalu
