Terlilit Hutang, Siti Fauziah Tewas Ditembak Di Kepala

BERITA HUKRIM – Kasus pembunuhan yang terjadi delapan tahun terkuak. Hal ini diketahui dari adegan ke 10 rekontruksi. Selain itu, korban yang bernama Siti Fauziah tewas setelah ditembak di bagian kepala oleh Debt Collector yang menagih hutang.

Pada rekonstruksi yang berlangsung di Polrestabes Palembang pada Selasa (3/10/2020). Siti mengaku tidak mampu membayar utang karena tidak punya uang.

Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polrestabes Palembang menggelar rekontruksi sebanyak 18 adegan kasus pembunuhan yang terjadi di kosan korban, Jalan Wirajaya II, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan IB I pada 12 Maret 2012 silam.

Delapan tahun berlalu, sang pelaku pembunuhan, Sabil (34) baru bisa tertangkap di rumahnya di Jalan Masjid Sukamulia, Kelurahan Talang Betutu, Kecamatan Sukarami, Palembang pada Senin (21/9/2020) malam.

Baca Juga : Viral, Pembacokan Sadis Dekat Green Lake Gegara Hutang

Melansir dari Suarajakarta.id, pada adegan ke-1, pelaku datang masuk ke rumah pelaku. Hingga adegan ke-6, korban dan pelaku sempat membicarakan soal utang yang belum dibayarkan korban.

Pelaku yang ditugaskan menagih hutang ternyata memiliki senjata api tersulut emosi, sehingga Siti Fauziah ditembak tepat dibagian kepala.

Sementara itu, pada adegan ke-10 korban ditembak pada bagian kepala oleh pelaku.

Pihak Keluarga Minta Pelaku Dihukum Setimpal

Saat ditemui, kakak korban Alfian yang merupakan warga Pakjo Palembang mengatakan, dia tidak mengetahui jika adiknya memiliki hutang. Ia menyebut adiknya saat meninggal tengah berada di kosan.

“Saya minta pelaku dihukum setimpal. Saya juga tidak tahu hutang apa,” katanya.

Sementara itu, Kabbag Humas Polrestabes Palembang, AKP Irene mengatakan, bahwa rekonstruksi yang digelar diikuti oleh pelaku dan kakak korban.

“Hari ini anggota Pidum kita menggelar rekonstruksi sebanyak 20 adegan untuk mengetahui kronologi kejadian sebenarnya,” ujarnya.

Selain itu, rekonstruksi tersebut digelar untuk melengkapi berkas ke kejaksaan dan pengadilan.

“Rekontruksi yang digelar anggota kita ini sebagai pelengkap berkas ke pengadilan di mana satu pelaku masih buron berinisial MK,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui pelaku menagih hutang kepada korban sebesar Rp 8 juta.

Lihat Juga : 6 OKP Jambi Sayangkan Tindakan Salah Tangkap Yang Dilakukan Polda

Namun, korban tidak punya uang untuk membayar sehingga pelaku emosi dan menggeluarkan pistol dengan mengarahkan ke kening korban. Dan Siti ditembak tepat di bagian kepala.

“Setelah itu tersangka langsung melarikan diri dan anggota Pidum kita berhasil menangkap pelaku setelah menjadi buronan selama delapan tahun di kediamannya lantaran anggota kita mendapatkan informasi kalau tersangka pulang ke Palembang. Sedangkan senpi sendiri juga masih kita cari,” ujarnya menambahkan.

Sumber : Suarajakarta.id

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube