BERITA POLITIK – Sempat di kabarkan mundur dari Bursa Wabup Merangin, Izhar Madjid tepis isu tersebut. Bilangnya, sejauh ini Ia masih berjuang dan masih dalam tahap ‘lobi’ di internal partai nya.
Perebutan tahta kursi 02, di Kabupaten Merangin tampaknya semakin memanas. Betapa tidak, sejumlah nama mulai mencuat dari kalangan Partai Koalisi Merangin Mantap kala itu. Di antaranya, Nilwan Yahya Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yang juga mantan dewan 3 periode.
Belakangan ini juga, di kabarkan Partai Golkar juga bergerilya mempersiapkan kader nya, untuk bertarung memperebutkan kursi tersebut.
Baca juga : Hanura Siapkan 2 Nama Untuk Wabup Merangin, Prioritaskan Kader
Tak terkecuali, Izhar Majid Politisi Partai Hati Nurani Rakyat atau Hanura ini, turut mencuat ke permukaan. Meski posisinya belakangan terkesan ‘dilematis’. Pasalnya beredar isu Nilwan Yahya di klaim telah mendapat dukungan dari Partai Hanura.
Bahkan, sakinG dinamisnya perkembangan politik di Bumi Tali Undang Tambang Teliti, Izhar Majid yang akrab di sapa ‘Montok’ itu, di kabarkan mundur dari bursa pencalonan Wabup Merangin.
Tepis Isu Yang Berkembang
Menanggapi hal itu, dengan tegas Izhar menepis adanya isu maupun pemberitaan, yang menyebut dirinya mundur. Sejauh ini, Ia masih optimis dan kuat untuk bersanding dengan partai lain.
“Saya tidak mundur, saya sudah melobi partai koalisi. Pertama, dari Partai Hanura ada saya dan juga Yuzan, yang bakal maju mengisi kekosongan kursi Wabup,” ungkapnya, Minggu (19/09/2021) melalui telepon selulernya.
Lebih lanjut, bilangnya, sejauh ini masih dalam tahap konsolidasi internal di Partai Hanura. Itu artinya, segala isu yang mengabarkan Hanura telah memiliki keputusan, belum teruji kebenarannya sebelum Hanura mengeluarkan Surat Rekomendasi.
“Isu di bawah, katanya Nilwan Yahya sudah mendapat rekom, itu wajar-wajar saja. Namun, kami tetap berjuang sampai saat ini,” tambahnya.
Izhar beranggapan, seyogyanya kursi 01 dan 02 Kabupaten Merangin itu dapat diisi, dengan komposisi partai yang berbeda. Dimana, Ia melihat Bupati Merangin saat ini Mashuri, telah berasal dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
“Golkar, sudah punya kursi Ketua DPRD di Merangin. Kemudian, PPP juga sudah punya kursi Bupati. Nah, seharusnya Wakil Bupati itu dari Partai Hanura, berbagi kavling.” tutupnya. (Tr01)
