SUNGAI PENUH – Tangani Covid-19, kerjasama dua daerah serumpun, antara Pemkot dan Pemkab Kerinci dalam penanganannya terus diperkuat.
Pasca kesepahaman dua daerah yang dihasilkan, dalam pertemuan di kantor Bupati Kerinci beberapa waktu lalu, pemerintah Kota Sungai Penuh dan Pemkab Kerinci terus melakukan komunikasi dan tindaklanjut lapangan.
Baca juga : Kades Marah Saat Diperiksa, Camat Lembah Masurai Angkat Bicara
Rabu malam (6/5), pimpinan dua daerah kembali melakukan pertemuan, membahas perkembangan situasi dan termasuk kendala lapangan dalam tangani Covid-19.
Selanjutnya, Kamis (7/5) Walikota diwakili Sekda Munasri, M.Si, MH bersama Wakil Bupati Ami Taher dan pj Sekda Kerinci Asraf, didampingi sejumlah pejabat Kota Sungai penuh dan Kabupaten Kerinci melakukan peninjauan lapangan.
Diantaranya, meninjau kesiapan RS H.Bakri, Sungai Penuh yang dipersiapkan sebagai lokasi isolasi bagi warga terpapar Covid-19.
Hal tersebut mengingat terbatasnya ruang isolasi yang di miliki RSU. MH Thalib.
Dari informasi lapangan, RSU H.Bakri Sungai Penuh menyiapkan sekitar 20 ruangan isolasi .
Usai meninjau RS.H.Bakri, rombongan melakukan peninjauan di posko pemantauan di perbatasan puncak.
Lihat juga video : 2 haru dirawat, PDP di Kerinci Meninggal Dunia
“Kerjasama dalam penanganan CoVid 19 antara Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci dalam penanganan Covid-19 mutlak diperlukan. Akan sulit mengatasi wabah ini jika kita bergerak sendiri – sendiri,” ujar Sekda Munasri.
Kerjasama Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci dalam penanganan CoVid-19 akan dituangkan dalam sebuah MoU yang mengatur pembagian tugas, kewajiban masing masing daerah dan hal penting lainnya. (Hms/Jul)
