JAMBI – Nasib Petani Kelapa Sawit di Provinsi Jambi, semakin hari terus saja berada di diambang kedilemaan. Betapa tidak, hampir keseluruhan dari masyarakat penghasilannya yakni bercocok tanam Sawit. Sedangkan harga yang saat ini diterimanya, terus saja menurun.
Seperti yang dilihat dari hasil rapat antara Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jambi bersama pihak terkait, Kamis (20/6) harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit pada 1 Minggu kedepan turun sebesar Rp. 8,62 Perkilogram, dibandigkan Minggu lalu.
Sementara itu, harga rata-rata TBS menurut umur tanaman, terjadi penurunan sebesar Rp. 7,78 Perkilogram nya.
Seperti yang dikatakan Santi, Bidang PSPHP Disbun Provinsi Jambi, sesuai hasil rapat penetapan harga TBS Kelapa Sawit Provinsi Juga, periode 21 hingga 27 Juni 2019, adalah harga rata-rata CPO Rp. 6.180,52, rata-rata Inti sawit Rp. 3.293,71, dan Indeks K 85,60%.
Untuk penurunan harga tersebut diperkirakan karena pasokan CPO yang terus menumpuk, sementara nilai transpor yang dilakukan masih sangat rendah. Hal ini disebabkan, pasar dunia yang belum bisa dipastikan keputihannya.
Adapun harga TBS Kelapa Sawit sesuai umur tanaman priode 21-27 Juni 2019 mendatang, berdasarkan hasil rapat Disbun Provinsi Jambi adalah sebagai berikut :

Untuk diketahui, harga yang ditetapkan oleh Disbun Provinsi Jambi ini, ialah berlaku bagi para Petani yang sudah membentuk kelembagaan dan menjualnya secara bermitra. Sedangkan petani swadaya, tergantung kemana cara dan kemana mereka menjuanya.
(Nrs)
