Progres Jika Jadi Wabup Merangin, Montok Sentil Hutang Dengan SMI

BERITA POLITIK – Izar Majid belakangan ini santer di bicarakan, masuk dalam bursa Calon Bupati Merangin. Saat di tanya progres pembangunan, jika terpilih menjadi Wabup, pria yang akrab si sapa Montok ini, sentil hutang daerah dengan PT SMI.

Sebagaimana di ketahui, Politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) ini, masuk dalam bursa penentuan Wakil Bupati Merangin. Jabatan ini menggantikan posisi Mashuri, yang kini menjadi Bupati.

Baca juga : Sambut Baik Kehadiran Teh Kayu Aro PTPN VI, Ini Harapan Warga Jambi

Bukan tanpa alasan, Izhar mengatakan, membawa secercah harapan dalam hal pembangunan tanah kelahirannya, hingga 2023 mendatang.

Bilangnya, hal prioritas adalah pembangunan infrastruktur jalan pedesaan, guna penunjang aktivitas perekonomian.

“Membangun, atau memperbaiki jalan-jalan pedesaan menuju perkotaan. Kenapa demikian, karena saya melihat jalan di beberapa daerah, memang sangat prihatin,” ungkap Izhar, Selasa (26/10/2021).

PT SMI

Kendati demikian, Montok sempat sentil hutang Pemkab dengan PT SMI, yang nanti akan menjadi kendala pembangunan.

Betapa tidak, menurutnya selain terhambat oleh postur APBD yang terbatas, hutang dengan PT SMI yang harus di lunasi.

“Jadi APBD Kabupaten Merangin, sangat minim. Pertama, karena terdampak refocusing anggaran. Kedua, ini ada juga hutang ke PT SMI. Nah, sementara pada tahun kedua ini, harus dibayar pokok dan bunga hutangnya,” tambahnya.

Selanjutnya, menanggapi isu yang menerpa dirinya mengatakan mundur dari bursa, Politisi yang akrab di sapa ‘Montok’ ini tepis gonjang-ganjing tersebut.

Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh

Bilangnya, sejauh ini di kalangan Partai Pengusung Merangin Mantap kala itu, belum mengeluarkan surat rekomendasi.

“Bukan redup, tetapi kan persoalannya rekomendasi dari partai manapun, sampai saat ini belum keluar. Sebagai Politisi yang baik, tentu kita taat perintah partai,” tutupnya.
(Tr01)

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033