Prajurit TNI Baku Hantam Dengan 2 Anggota Polri, Ini Masalahnya

SUMATERA UTARA – Video perkelahian antara personel TNI dengan dua anggota kepolisian di Nias, Sumut, viral di media sosial. Prajurit TNI baku hantam dengan 2 anggota Polri, ini pemicu masalahnya

Kodam I Bukit Barisan dan Polda Sumut menyatakan peristiwa itu dipicu kesalahpahaman dan pihak yang bertikai sudah berdamai.

Berdasarkan informasi dihimpun, peristiwa TNI baku hantam itu terjadi di Jalan Diponegoro, Kelurahan Ilir, Kecamatan Gunungsitoli, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, Selasa (5/3) sekitar pukul 13.10 WIB. Baku pukul itu melibatkan Prajurit Dua (Prada) AK, personel Batalyon Infanteri (Yonif )123/Rajawali dengan Bripda BW serta Bripda MAS, dua anggota Satuan Sabhara Polres Nias. Perkelahian berhenti setelah dilerai warga.

Polda Sumut dan Kodam I/Bukit Barisan membenarkan personel kedua institusi terlibat kejadian itu. “Hanya selisih paham biasa. Maklumlah masih muda,” kata Kapendam I/Bukit Barisan Kolonel Inf Roy Hansen J Sinaga.

Dia menyatakan pihak-pihak yang bertikai sudah berdamai. Hal itu dibenarkan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja.

Lihat Juga : Video Penangkapan Ayah Pembunuh Anak Kandung di Merangin

“Jadi sudah didamaikan oleh masing-masing satuan. Kapolres dan Dandim sudah memediasi mereka. Jadi sudah clear dan tidak ada masalah,” jelas Tatan.

Roy dan Tatan berharap tidak ada lagi pertikaian serupa antara personel kedua institusi. Semua masalah harus diselesaikan dengan kepala dingin.

Baca Juga : Ketangkap Basah Curi Kambing, Polisi Ditangkap Warga

Baca Juga : TNI Gadungan Dibekuk, Bawa Sangkur Buat Jaga Keributan Dangdutan

“Sesuai instruksi Panglima dan Kapolri, TNI dan Polri harus membangun sinergisitas dan soliditas di lapangan,” pungkas Roy.

Sumber : Merdeka.com

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033