Perubahan Cuaca Ekstrim, BPBD Batanghari Ingatkan 2 Bencana Ini

BATANGHARI – Cuaca ekstrim adalah fenomena meteorologi yang ekstrim dalam sejarah (distribusi), khususnya fenomena cuaca yang mempunyai potensi menimbulkan bencana, menghancurkan tatanan kehidupan sosial, atau yang menimbulkan korban jiwa manusia.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batanghari menghimbau agar masyarakat waspada terhadap cuaca ekstrim yang diperkirakan terjadi sepanjang bulan Maret hingga April 2019.

Hal ini dikarenakan pada saat terjadi masa peralihan dari musim hujan ke masa pra kemarau (Pancaroba). Sehingga sering terjadi kenaikan suhu yang drastis mencapai di atas 35 derajat celcius, puting beliung serta hujan deras.

Kepala BPBD Batanghari Nazhar, melalui Sekretaris BPBD, Samral Lubis mengatakan penyebab terjadinya cuaca ekstrim ini diakibatkan pergantian musim.

“Masa pancaroba dari musim hujan ke masa pra kemarau ini, membuat udara padat mengisi ruangan udara yang kosong, sehingga menimbulkan daya angin yang besar. Itulah yang disebut puting beliung,” jelasnya.

Berdasarkan prakiraan dari BMKG Jambi, di Batanghari masih tinggi peluang untuk terjadinya puting beliung. Oleh karena itu, tim selalu melakukan monitoring di tempat-tempat yang rawan akan puting beliung.

“Sejak akhir 2018 sampai Maret 2019, sudah beberapa kali terjadi kasus puting beliung. Akan tetapi, Alhamdulillah, tingkat kerusakan yang ditimbulkan tidak terlalu parah. Kerusakan seperti banyaknya atap warga yang rusak serta dapur yang rubuh. Namun kami Pemkab Batanghari melalui BPBD tetap memberikan bantuan dan pertolongan bagi warga terkena dampak puting beliung tersebut,” lanjutnya.

Selain puting beliung, dirinya juga menjelaskan kemungkinan terjadinya bencana longsor sepanjang bantaran Sungai Batang Hari.

“Ini yang perlu di waspadai benar. Apalagi bagi masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Batanghari. Suhu panas pada siang hari akan menyebabkan keretakan tanah dan apabila diguyur hujan lebat pada sore maupun malam harinya, keretakan tanah tersebut berpotensi menimbulkan longsor.” tutupnya. (Ali kucir)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page