SURABAYA – Nasib nahas menimpa sopir truk tronton nomor polisi L 9438 UY, Heribertus Tirensi, 31, warga Kecamatan Manggarai, Nusa Tenggara Timur.
Korban meninggal dunia karena terjepit di antara dua truk usai truk yang dikemudikannya berjalan sendiri di Jalan Kalianak Barat, Jumat (25/1) sore.
Korban meninggal dunia dengan kondisi luka parah di kepalanya usai terjepit bagian depan truknya dengan bagian belakang truk yang ada di depannya. Polisi yang menyelidiki kasus tersebut akhirnya menetapkan sebagai kecelakaan lalu lintas.
Kasatlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Ayip Rizal mengatakan, usai kejadian sempat dianggap sebagai kecelakaan kerja. Namun setelah dilakukan penyelidikan masuk ke dalam kecelakaan lalu lintas. “Murni kecelakaan lalu lintas, itu setelah kami lakukan penyelidikan mendalam di lokasi kejadian,” katanya.
Ayip menceritakan, kejadian bermula ketika korban yang mengemudikan mobilnya ini melaju dari arah Jalan Gadukan menuju ke Jalan Kalianak.
Saat itu, korban menuju ke sebuah depo kontainer Jalan Kalianak Barat nomor 80B. Sesampainya di lokasi ternyata sudah banyak truk yang mengantre untuk masuk ke depo tersebut sehingga korban berhenti menunggu antrean. “Korban ini mematikan mesin truknya namun diduga perseneling mobil tetap masuk,” katanya.
Usai mematikan mesin kendaraannya, korban langsung keluar dari truk tersebut dan turun menuju ke lampu depan truknya. Ia langsung jongkok di lampu depan truk sebelah kiri dan seperti memperbaiki lampu tersebut.
Entah mengapa tiba-tiba mesin truk ini menyala saat korban memperbaiki lampu. Hingga truk melaju ke depan dan korban yang dalam posisi jongkok tertabrak. “Kepala korban terjepit bagian depan truknya dengan bagian belakang truk yang antre di depannya,” tuturnya.
Korban meninggal dunia di lokasi dan langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat. Pihaknya sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan tersebut.
Ayip mengungkapkan, kejadian itu masuk kecelakaan lalu lintas karena korban sedang mengemudikan truknya dan saat kejadian bukan di dalam gudang truk. “Masuk kecelakaan lalu lintas dan langsug kami tangani,” terangnya.
Sumber : Pojoksatu.id
