Penuhi Standar Keberlanjutan Sawit, Koperasi Perkasa Nalo Tantan Kembali Diaudit

BISNIS – Audit kembali berlangsung di Koperasi Perkasa Nalo Tantan (KPNT) pekan ini oleh British Standards Institution (BSI). KPNT memperkuat kredibilitasnya dalam memenuhi standar keberlanjutan sawit.

Auditor dari BSI Group, Nanang Mualib, melakukan audit Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO) terhadap koperasi petani sawit yang berada di wilayah Nalo Tantan, Kabupaten Merangin.

Audit ini merupakan bagian dari upaya memastikan bahwa praktik budidaya sawit yang dilakukan oleh koperasi telah memenuhi standar keberlanjutan RSPO, mencakup aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Nanang Mualib dikenal sebagai auditor senior dengan pengalaman panjang di dunia sawit dan bidang sertifikasi sawit berkelanjutan.

Lembaga Terkemuka Dunia

Dalam audit lembaga sertifikasi terkemuka dunia itu, memverifikasi dokumen legalitas lahan, penerapan praktik pertanian ramah lingkungan, hak-hak pekerja, serta kepatuhan koperasi terhadap prinsip dan kriteria RSPO.

Selama beberapa hari, audit tak hanya di KPNT, namun juga turun langsung ke petani. Ketersediaan pupuk, pola panen dan peningkatan produksi menjadi bagian dari audit.

Baca Juga : Ratusan Petani Mitra PTPN IV PalmCo Segera Kantongi Sertifikasi RSPO

Audit RSPO ini juga menjadi salah satu syarat agar koperasi bisa mendapatkan sertifikasi internasional, yang membuka peluang pasar lebih luas, termasuk ekspor ke negara-negara yang mewajibkan standar keberlanjutan.

KPNT koperasi di Merangin yang menjadi koperasi percontohan dengan mengantongi ISPO dan RSPO
KPNT koperasi di Merangin yang menjadi koperasi percontohan dengan mengantongi ISPO dan RSPO. Foto jajaran pengurus koperasi Perkasa Nalo Tantan

Koperasi Pemasaran Perkasa Nalo Tantan dengan nomor Anggota RSPO 1-0450-23-000-00 berdiri sejak 2017 lalu. Dari 5 kelompok, KPNT berkembang pesat menjadi 25 kelompok tahun 2025 yang tersebar di Sungai Ulak, Aur Duri, Kungkai, Danau, Nalo dan lainnya.

Perkembangan koperasi yang mengantongi standar internasional itu, seiring pula dengan berbagai sarana prasarana yang dimiliki.

Dari Pelatihan, pendampingan petani, Jalan Usaha Tani (JUT), Alat Berat, hingga beasiswa telah dinikmati 80 anak petani yang tersebar di berbagai kampus. KPNT juga ikut memberikan bantuan, santunan hingga pembagian sembako.

Tak hanya Sertifikat RSPO, KPNT yang beranggotakan 3300 petani itu juga mengantongi ISPO. KPNT yang merupakan mitra dari PT Agrindo Indah Persada (AIP) Wilmar Group itu menjadi pionner keberlanjutan sawit di Merangin

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube