MUARO JAMBI – Disoal tak tepat sasaran, proyek normalisasi yang menelan anggaran APBD Kabupaten Muaro Jambi hingga Rp 78 Milyar, disoal pula tanpa pemasangan papan pengerjaan.
Pantauan Dinamika Jambi pada proyek yang sempat menghebohkan lantaran tak sesuai kebutuhan masyarakat serta dibangun di lahan bukan lokasi banjir, proyek normalisasi di sejumlah desa tanpa papan pengerjaan.
Pengerjaan normalisasi di Desa Petaling, Kecamatan Sungai Gelam misalnya. Menelan anggaran hampir Rp 500 juta, proyek yang dikerjakan CV Pariyel itu tak juga menempatkan papan pengerjaan.
“Aneh. Kenapa mereka tak memasang papan pengerjaan itu? Padahal, untuk informasi soal proyek itu harus dipasang. Biar masyarakat tau, berapa anggaran. Dimana dan sampai mana dikerjakan,” sebut warga
Padahal, sambungnya lagi, proyek tersebut sudah berlangsung beberapa minggu. Namun sayangnya, usai berkeliling di lokasi normalisasi yang disebutkan sepanjang 4 Km itu, Ia tak juga menemukan papan informasi itu.
Sementara pantauan awak media, pengerjaan yang berlangsung di wilayah ini dikabarkan tengah berhenti. Belum diketahui pasti penyebab berhentinya proyek tersebut.
