TANJABBAR – Untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, sesuai agenda reformasi birokrasi, Pemkab Tanjabbar Targetkan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) bisa lebih baik.
Hal itu diungkapkan Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), Safrial saat pimpin rapat koordinasi (rakor) dan evaluasi SAKIP, secara virtual, Kamis (10/9/20).
Baca juga : Program Berkaca Bupati Muaro Jambi, Lahir Dari Keprihatinan Belajar Daring
Rakor bersama Kemenpan RB ini, juga diikuti oleh Tim SAKIP Kabupaten, 12 OPD sample evaluasi SAKIP, 15 OPD Sample evaluasi Reformasi Birokrasi.
Selain itu juga ada Tim Pelaksana Reformasi Birokrasi, Tim Asesor PMPRB Tanjabbar, dan OPD terkait pengisian LKE Pusat.
Bupati menyebutkan, bahwa semua rekomendasi terkait Reformasi Birokrasi dan SAKIP oleh Kemenpan RB, telah ditindaklanjuti seluruhnya. Sehingga progress tindak lanjut telah terpenuhi.
“Penyempurnaan mendasar juga telah dilakukan pada dokumen perencanaan, dengan merevisi RPJMD Tanjabbar 2016-2021 di tahun 2017. Saya selenggarakan kegiatan ekspos capaian kinerja OPD, terhadap RPJMD.” Katanya.
Dalam ekspos ini, ia juga memaparkan capaian-capaian Pemkab Tanjabbar dalam implementasi SAKIP, dan Reformasi Birokrasi. Seperti penghapusan kegiatan inefisiensi dalam penyusunan RKPD 2019, serta capaian kinerja ekonomi makro daerah.
“Saya harapkan dari pelaksanaan kegiatan ini, akan terwujud tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih. Kemudian peningkatan kapasitas, akuntabilitas kinerja aparatur, melalui reformasi birokrasi. ” Terangnya.
Lihat juga video : Klik Disini
Oleh karena itu, ia pun menargetkan tahun ini SAKIP di Tanjabbar meraih predikat B.
“Di tahun 2020 ini pemkab menargetkan hasil evaluasi SAKIP, meraih predikat BB atau minimal mendapat B.” Tegasnya. (hry/hms)
