Program Berkaca Bupati Muaro Jambi, lahir dari keprihatinan belajar daring dampak Covid-19. Bertempat di Kantor Camat Mestong, program ini resmi berjalan.

Program Berkaca Bupati Muaro Jambi, Lahir Dari Keprihatinan Belajar Daring

Muaro Jambi Pemerintahan Pendidikan

MUARO JAMBI – Program Berkaca Bupati Muaro Jambi, lahir dari keprihatinan belajar daring dampak Covid-19. Bertempat di Kantor Camat Mestong, program ini resmi berjalan.

Program Belajar di Kantor Camat atau disingkat Berkaca, merupakan solusi belajar ditengah New Normal. Setelah pandemi, gagasan ini dijalankan agar pendidikan tetap berjalan dengan memanfaatkan wifi gratis di kantor camat.

Dalam sambutannya saat meresmikan program, Senin (7/9/20) Bupati memaparkan bahwasanya program ini merupakan bentuk dukungan pemerintah untuk belajar daring dampak Covid-19.

Pasca pandemi Virus Corona, sekolah pun ditutup. Belakangan, sekolah berjalan dengan sistem online atau daring. Namun disinilah, permasalahan baru timbul.

“Masalahnya tidak semua anak memakai handphone android. Tidak semua mampu membeli kuota,” bilang Masnah.

Kondisi ini makin pelik, lantaran Covid-19 berdampak pada ekonomi dengan menurunnya pendapatan masyarakat.

Baca Juga : Bupati Apresiasi Program Bekali Polres Muaro Jambi, Inovasi Ditengah Pandemi

Dengan Berkaca, siswa dapat belajar daring dengan memanfaatkan wifi gratis yang disediakan. Pun demikian, bila tidak memiliki android, dapat memanfaatkan 3 unit komputer yang disediakan.

“6 bulan anak kita tak sekolah. Jangan patah semangat. Karena ada jadwal belajar dirumah. Sudah ada jam belajar,” bilang bupati menyemangati.

Masnah juga mengajak orang tua untuk mengantarkan anaknya. Peranan orang tua juga diingatkan bupati untuk ditingkatkan, setidaknya untuk mengawasi.

Baca Juga : Tak Punya Paket, Kantor Camat Mestong Fasilitasi Wifi Gratis

Selanjutnya kata Bupati, Berkaca akan dilanjutkan ke desa-desa dengan perangkat desa menyiapkan kebutuhan.

Program ini dijalankan dengan standar protokol kesehatan seperti jaga jarak, cuci tangan dan masker. Terkait hal ini, bupati menekan TP PKK untuk ikut membantu memberikan edukasi hingga pemberian masker.

“Kami akan menganggarkan 100 ribu masker,” katanya.

Program Berkaca sendiri mendapatkan apresiasi orang tua di Mestong. Dengan adanya berkaca, pengeluaran 50 ribu/bulan untuk 1 anak SD, atau 60-100 ribu/bulan untuk SMP bisa dihemat.

Kantor Camat sendiri dekat dengan sekolah seperti SD Negeri 27/IX Sebapo dan SD serta SMP lainnya.