Pemerintah Pusat Diminta Tegas Larang Mudik Saat Corona

JAKARTA – Guna memutus mata rantai penyebaran Virus Corona atau Covid-19 saat ini, Pemerintah Indonesia diminta tegaskan larang mudik bagi masyarakat.

Hal ini, dinilai sebagai langkah yang kongkrit dalam memutus mata rantai, penyebaran virus dari Wuhan China tersebut di negeri ini.

Baca juga : Penanganan Covid-19, Pemprov Jambi dan DPRD Sepakati 200 M

Dikutip dari Merdeka.com Kasus positif terinfeksi virus corona atau Covid-19 di Indonesia, terus melonjak.

Sejak terkonfirmasi 2 Maret hingga 10 April 2020, sudah 3.512 orang dinyatakan positif. Dan 306 orang diantaranya meninggal dunia.

Direktur Eksekutif CSIS, Philip Jusario Vermonte meminta pemerintah mengambil langkah tegas, untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Caranya yakni, dengan larang warga agar tidak mudik.

Menurut Philip, melalui mudik seseorang yang sudah terpapar Covid-19, bisa menularkan virus kepada keluarga atau kerabat di kampung halamannya masing-masing.

“Dibutuhkan ketegasan pemerintah,” ujarnya, Sabtu (11/4).

Pemerintah Indonesia perlu belajar dari kesalahan yang dilakukan China, saat menangani Covid-19. Di mana, saat diterpa wabah corona, China membolehkan warganya mudik Imlek pada Februari 2020.

Akibatnya, penyebaran kasus Covid-19 semakin menggila, khususnya di Wuhan, Hubei.

“Memang masyarakat perlu dikorbankan sekali ini saja. Insya Allah tahun depan masih ada lebaran,” ujarnya.

Rektor Universitas Paramadina, Firmanzah juga menegaskan hal yang sama.

Ia meminta pemerintah mengeluarkan kebijakan pelarangan mudik, yang lebih tegas bukan sekadar imbauan.

“Pemerintah perlu lebih tegas lagi,” katanya.

Firmanzah khawatir, bila mudik tak dilarang, maka akan terjadi ledakan kasus Covid-19 di daerah.

Fasilitas kesehatan di daerah tentu tidak mampu menangani, banyak kasus Covid-19.

Sebab, fasilitas kesehatan di daerah belum cukup memadai, seperti di kawasan Jabodetabek.

“Kita bayangkan kalau penyebaran sampai pedesaan, maka ini jadi bencana kemanusiaan,” imbuhnya. (*)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033