MERANGIN – Haris, pekerja Jembatan di Merangin ditemukan meninggal dunia usai di laporkan tenggelam beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, Abdul Haris (34) warga Nusa Tenggara Barat (NTB) yang sebelumnya, di laporkan hilang tenggelam terbawa arus sungai Merangin berhasil di temukan Tim SAR Gabungan.
Baca juga : Budi Setiawan Nahkodai Golkar Jambi, Ketua AMPI: Tidak Ada Lagi Blok
Namun, korban yang tak lain adalah pekerja Jembatan bari di Merangin itu, di temukan dalam keadaan meninggal dunia, Rabu (23/06) sekitar pukul 13.40 WIB.
”Korban di temukan sejauh 650 Meter dari Lokasi Kejadian. Korban di temukan pada Pukul 13.40 Wib dan langsung di bawa menuju RSUD Abunjani Bangko,” kata Humas Basarnas Jambi, Lutfi sebagimana rilis resmi yang di terima media ini.
Pada hari Senin (21/06) sekitar pukul 11.30 Wib, korban berjenis kelamin laki-laki itu bekerja di PT DPL ingin mengambil plat besi. Di mana yang berada di dalam sungai Merangin.
“Korban menyelam dengan menggunakan kacamata renang dan sabuk tali safety, untuk mengikat besi tersebut dengan menggunakan tali. Dengan maksud besi tersebut, akan di angkat menggunakan Crane.” ujarnya.
“Selang 2 menit kemudian rekan korban atas nama Kadir, tiba di permukaan dan mencari korban. Akhirnya korban berteriak dan meminta pertolongan, di karenakan korban hanyut karena tali safetynya terputus,” jelas Kornelis.
Lihat juga video : Saling Lempar Gas Air Mata, Demo di Jambi Ricuh
Adapun unsur yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi SAR tersebut, yaitu Tim POS SAR Bungo, Polres Merangin, Sat BRIMOB Polda Jambi. Selanjutnya Kodim 0420 Sarko, BPBD Bangko, PMI, Dinas Sosial dan Masyarakat.
“Dengan di temukannya korban. Basarnas Jambi mengucapkan banyak terimakasih kepada unsur SAR, yang terlibat dan dapat kembali ke kesatuannya masing-masing,” tutupnya.
(Jul)
