MUAROJAMBI – Sepertinya upaya pemerintah Kabupaten Muarojambi untuk membangun pasar daerah sengeti menjadi pasar induk, sedikit demi sedikit mulai terealisasi. Pasalnya, tahun 2018 ini saja melalui Dinas Koperasi, UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Muarojambi berhasil mengupayakan pengajuan bantuan penerima dana tugas pembantuan dari Kementrian Perdagangan Rai, sebesar Rp 6 milyar untuk pembangunan pasar Sengeti menjadi pasar tipe C.
Hal ini disampaikan Nursubiantoro, Kadis Koperindag Kabupaten Muarojambi, Kamis (29/3). Dikatakannya, bantuan pembangunan pasar dari Kemendag ini, menyusul dengan telah dikeluarkannya Permendag mengenai penerima dana tugas pembantuan.
“Alhamdulillah, tahun 2018 ini Kabupaten Muarojambi mendapat bantuan pembangunan Pasar Sengeti menjadi sekelas tipe C, sebesar Rp 6 Milyar dari Kemendag pusat,” sebutnya.
Dilanjutkan Nur, agar pembangunan pasar tersebut dapat segera di realisasikan, saat ini pihak Diskoperindag Muarojambi bersama instansi terkait di lingkup Pemkab Muarojambi tengah melakukan proses pengolahan data untuk disampaikan ke Kemendag, agar kriteria yang diinginkan dapat terserap semua.
“Ada 15 item, persyaratan yang akan disampaikan ke Kemendag, dari mulai lokasi dan sebagainya,” ucapnya.
Bila semua persyaratan yang diminta telah terpenuhi, maka Nur menyebutkan dapat dipastikan pembangunan pasar Sengeti akan dapat dilaksanakan pada tahun 2018 ini.
“Sampai sejauh ini belum ada kendala dalam pengumpulan data yang dipinta oleh pihak kemendag, dan dalam waktu secepatnya akan kita kirimkan permintaan data tersebut, dan pengerjaan pasar sengeti akan dibuka lelang secara umum,” ungkapnya. (Din)
