SUNGAI PENUH – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Sungai penuh menggelar paripurna istimewa dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-11 Kota Sungai penuh, Kamis (7/11/2019).
Paripurna istimewa ini dihadiri oleh Gubernur Jambi yang diwakili oleh Sekda Provinsi M.Dianto, Bupati-Walikota dalam Provinsi Jambi, Anggota DPRD Provinsi Jambi H. Zubir Dahlan dan Drs.H. Hasani Hamid, ketua kepala SKPD, camat dan tokoh masyarakat Kota Sungai Penuh serta mantan pejabat Walikota Sungai Penuh, H. Akmal Thaib.
Penyambutan Gubernur Jambi yang diwakili Sekdaprov M.Dianto di halaman gedung DPRD Kota Sungai penuh.
Di ruang paripurna dan halaman DPRD yang memang telah disediakan tenda dipadati undangan baik dari Kota Sungai Penuh sendiri maupun dari tamu daerah tetangga.
Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Sungai penuh, Fajran didampingi Wakil Ketua Satmarlendan dan Syafriadi serta Walikota Sungai Penuh Asyafri Jaya Bakri beserta Wawako Zulhelmi.
Ketua DPRD Kota mengatakan Kota Sungai penuh ini dibentuk berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2008 yang merupakan pemekaran dari Kabupaten Kerinci dan pengesahannya dilakukan oleh Menteri Dalam Negeri pada tanggal 8 November 2008.
Fajran juga mengatakan dalam sambutannya, meski masih berusia relatif muda Kota Sungai penuh telah mencapai tingkat pembangunan yang sejajar dengan Kabupaten/kota lainnya dalam provinsi Jambi.
” Sungai penuh dalam usianya ke 11, telah menunjukkan pembangunan yang signifikan,” terang Fajran.
Ditambahkannya, tahun 2019 kota sungai penuh telah mendapatkan berbagai penghargaan diantaranya WTP sebanyak 7 kali dan 5 diantaranya secara berturut-turut dan banyak penghargaan lainnya.
Sementara itu Walikota H Asafri Jaya Bakri dalam pidatonya mengatakan, peringatan HUT bukanlah seremonial semata, tetapi merupakan energi positif dalam memujudkan tata pemerintahan Good Goverment.
AJB pada kesempatan ini juga menerangkan sejarah tentang Kota Sungai Penuh dari zaman dahulu dan proses pemekaran dari Kabupaten Kerinci hingga terbentuknya Sungai Penuh sebagai kota otonom saat ini.
AJB dihadapan tamu undangan memaparkan secara garis besar capaian pembangunan dan program yang dilaksanakan secara merata dan berkeadilan di Kota Sungai Penuh. Termasuk prestasi-prestasi yang berhasil diraih Pemerintah Kota Sungai Penuh di tingkat provinsi dan nasional.
Sebelumnya ,Walikota secara khusus mengucapkan terima kasih kepada pejuang Kota Sungai Penuh Bapak H. Fauzi Siin dan H. Hasani Hamid, bahkan pada kesempatan sebelum pidatonya, walikota dua periode ini memimpin doa khusus untuk almarhum H.Fauzi Siin.
Diakhir sambutannya, wako AJB memaparkan perkembangan penyerahan aset daerah dari Kabupaten Kerinci ke Kota Sungai penuh yang disebutnya sudah mencapai kesepakatan final, dimana Desember semua aset sudah harus diserahkan kecuali, RSUD yang masih menunggu penganggaran DPRD karena selain aset pegawai RSUD juga harus dipindahkan ke Sungai Penuh,. Serta Kincai plaza yang masih menunggu penyelesaian administrasi keuangan.
Kesempatan ini mengajak pemerintah daerah untuk bahu membahu dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat Kota Sungai Penuh.
(Jul)
