Paksa Pembantunya Batalkan Puasa, 4 Pria Ini Digelandang Polisi

BERITA VIRAL – Entah apa yang merasuki pria ini, hingga tega paksa pembantunya batalkan puasa. Tak ayal, ke empat pria ini pun di gelandang polisi.

Betapa tidak, sikap mereka yang paksa paksa pembantunya batalkan puasa ini, sangat tidak masuk akal. Hal ini pun gegerkan publik.

Baca juga : Ugal-Ugalan di Jalan, Bus Serempet dan Lindas Gadis 19 Tahun Hingga Tewas

Seperti di ketahui, polisi tangkap 4 orang paksa pembantu batal puasa di Kondominium One KL. Mereka sudah di tahan dan masih dalam satu kelompok.

Keempat orang itu kerja bersama. Satu orang di antaranya adalah majikan mereka. Sementara 3 orang di antaranya, sudah di tahan.

Ketiga orang itu ikut andil, dalam penyiksaan 2 pembantu dan memaksa mereka batal puasa. Kedua pembantu itu adalah seorang bodyguard. Sementara 1 pelaku, adalah bos perusahaan penyedia bodyguard.

Hakim Solehah Noratikah Ismail di Malaysia, mengizinkan permohonan polisi untuk menahan semua tersangka. Hal itu di lansir Sinar Harian.

Insiden majikan paksa pembantu batalkan puasa, bisa pancing kerusuhan rasial. Komunitas muslim marah besar, ada majikan paksa pembantu batalkan puasa. Bahkan si majikan siksa pembantu itu, dengan di hajar hingga di todong pistol.

Selain itu, paksaan batalkan puasa hingga penyiksaan atau penganiayaan itu di anggap menghina Islam. Terlebih, saat ini bulan suci Ramadhan.

Berita lain : 2 Pekan Hanyut, Akhirnya Jasat Fahmi Di temukan Warga Desa Batu Ampar Sarolangun

Perhimpunan Muslim PPIM menganggap kasus ini sebagai sesuatu yang serius. Sebab, di khawatirkan bisa menjadi penyebab kerusuhan rasial.

Kepala PPIM Datuk Nadzim Johan mengecam keras, majikan yang bertindak di luar batas itu, lantaran di nilai menghina Islam. Mereka mendesak agar segera di lakukan tindakan tegas, terhadap pengusaha yang tersebut.

“Saya berharap ini yang terakhir, karena kami menerima keluhan dari teman-teman kami di bawah sana. Yang di lapangan cukup marah dan ada (beberapa dari mereka) yang ingin menyerang, ini sangat buruk jika itu terjadi.” ujarnya.

Apalagi, sang majikan atau pelaku belakangan mengaku dekat, dengan seorang jenderal polisi di sana. Kata Nadzim, ini bisa menimbulkan persepsi bahwa namanya, di salahgunakan untuk tujuan mengintimidasi masyarakat.

Di Aniaya Sang Majikan

Seorang majikan hajar pembantunya sendiri, agar membatalkan puasa. Kejadian itu saat bulan Ramadhan. Kasus ini sudah di tangani Polsek Dang Wangi, Malaysia.

Sementara sang majikan pun sudah di tangkap, dan di jebloskan ke penjara. Ada dua pembantu yang di gebuki majikan itu.

Mereka di pukul pakai tongkat, sampai di todong dengan pistol. Keduanya adalah pengawal si majikan atau bodyguard.

Kapolsek Dang Wangi, Asisten Komisaris Mohamad Zainal Abdullah peristiwa tersebut, di duga terjadi sekira pukul 10.00 waktu setempat di sebuah Kondominium One KL, Jalan Pinang Kuala Lumpur, Malaysia.

Sementara si majikan adalah, seorang pemilik perusahaan sekuritas di sana. Sang majikan jengkel, setelah mengetahui dua pembantunya itu berpuasa.

Baca juga : Larangan Mudik Lebaran 2021, di Jambi Yang Bandel Disuruh Putar Balik

“Tersangka adalah majikan korban. Dia menanyakan kepada kedua korban apakah mereka sedang berpuasa atau tidak. Setelah korban menjawab kalau mereka sedang berpuasa, pelaku kemudian langsung memarahi dan menampar wajah mereka,” kata dia.

Hal itu di kutip dari situs berita Malaysia, Sinar Harian, Jumat (16/4/2021),

Penganiayaan tak cuma sampai di situ. Pelaku lantas menyuruh kedua pembantunya itu, untuk mengikuti pulang ke rumahnya di Batu Nilam, Klang Selangor. Sesampainya di rumah, tanpa ba-bi-bu, sang majikan langsung menganiaya keduanya sampai babak belur.

 

Sumber : Suara.com

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube