Organisasi Itu Ada Pemimpin dan Punya Tujuan

MEMBICARAKAN tentang keberadaan organisasi tentu menjadi bincangan hangat bagi kaum akademisi. Sebagaimana yang kita ketahui bahwa setiap organisasi memiliki serangkaian aktivitas yang harus dilaksanakan demi tercapainya suatu tujuan.

Tetapi tidak dapat dipungkiri pula bahwa tiap-tiap organisasi memiliki kelebihan dan kelemahannya masing-masing. Jarang sekali ditemukan adannya organisasi yang ingin menampilkan kelemahannya dengan organisasi yang lain. Kecuali keberadaan organisai lain yang secara sengaja ingin menggulingkan lawannya (organisasi) lain.

Menarik ketika kita membahas tentang keberadaan organisasi, Napoleon dalam frasa metaforiknya menyatakan There are no bad soldier, only bad officer. Frasa tersebut tentunya memiliki makna “bersayap” bahwa suatu organisasi tingkat keberhasilannya berada pada pemimpin dan kepemimpinannya.

Oleh sebab itu bawahan merupakan perpanjangan pelaksanaan dari ide, strategi dan kebijakan Pemimpin.

Jika kita mendefinisikan tentang kepemimpinan, tentu banyak para ahli yang telah menelurkan pendapatnya tentang kepemimpinan tersebut. Sederhananya, kepemimpinan merupakan kemampuan dalam rangka memberikan pengaruh yang dapat membangun dalam rangka mencapai apa yang menjadi tujuan yang telah direncanakan.

Oleh sebab itu kepemimpinan merupakan sesuatu yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin untuk dapat meraih keberhasilan terhadap apa yang telah menjadi tugasnnya.

Sebagai seorang pemimpin dalam suatu organisasi, tentu sifat-sifat bawahannya merupakan hal yang harus dipelajari oleh seorang pemimpin. Bukan hanya itu, seorang pemimpin juga harus mampu menjadi penggerak agar serangkaian aktivitas yang dilaksanakan oleh bawahannya dapat berjalan dengan baik demi suksesnya organisasi yang ia pimpin.

Seorang pemimpin dalam organisasi itu sejatinya harus rela berkorban, bukan hanya menikmati statusnnya sebagai pemimpin, melainkan dapat memberikan kesejahteraan terhadap bawahannya. Dengan demikian, tentu apa yang menjadi tugas dan kewajiban bawahan dapat terlaksana serta dapat bekerja dengan baik demi menggapai sasaran-sasaran yang sudah ditentukan

Kurang lebih satu tahun, sebelumnya penulis telah menulis tentang Pemimpin apatis “Lupa empat sifat ala Rasulullah.

Dalam tulisan itu juga penulis membahas tentang pemimpin.  Pemimpin yang baik memiliki kaitan erat dengan pemimpin yang ideal, dapat kita lihat sosok figur Rasulullah Saw sebagai figur yang relefan untuk diteladani. Ini dibuktikan dalam buku yang dikarang oleh Michael Hart yang berjudul The 100 yang menerangkan tentang tokoh-tokoh berpengaruh sepanjang sejarah.

Dalam buku yang dikarang oleh Michael Hart, Ia memposisikan Rasulullah Saw sebagai manusia berpengaruh sepanjang sejarah melebihi tokoh lainnya.

Baca Juga : Kado Pahit Hari Anak Nasional 2022, Bagi Anak Yang Lahir dan Hidup Dibalik Penjara

Menjadi seorang pemimpin organisasi yang handal tentu memiliki sifat baik dan bijaksana serta penuh rasa kemanusiaan, tidak mementingkan diri sendiri, tidak berambisius, dan  tidak gila terhadap kekuasaan.

Sebagaimana yang kita ketahui bahwa organisasi adalah wadah yang diisi oleh sekumpulan manusia/kelompok yang memiliki pemimpin dan memiliki tujuan.

Sebagai seorang pemimpin sejatinya bukan hanya mengetahui tugasnya sebagai seorang pemimpin, tetapi menjalankan atau melaksanakan apa yang menjadi tugasnya sebagai seorang pemimpin.

Seorang pemimpin organisasi ketika ia dipercayai sebagai pemimpin, tentu melewati berbagai proses dan tahapan yang harus dilalui. Dari awalnya mengajukan diri, terpilih, bahkan sampai diadakannya pelantikan agar mendapat pengakuan yang bukan hanya secara the facto tetapi juga mendapatkan pengakuan secara the jure.

Seorang pemimpin dalam sebuah organisasi tentu harus memahami fungsi dari kepemimpinannya, seperti memandu, menuntun, membimbing, membangun, memotivasi, dan menjadi garda terdepan dalam organisasi yang dipimpin.

Pernyataan ini selaras dengan pernyataan Jhon Gage Alle bahwa Pemimpin itu merupakan seorang yang dapat menjadi pemandu, penunjuk, penuntun, komandan. Dengan demikian maka seorang pemimpin telah menjalankan tugasnya dengan baik dalam memimpin.

Memimpin bukan hanya menjadi pemimpin untuk bawahan, tetapi juga menjadi seorang pemimpin untuk diri sendiri. Jika itu tidak terlaksanakan tentu akan bertentangan dengan sumpah yang Ia lontarkan ketia dilantik.

Sebagaimana salah satu hadis sahih yang artinya, setiap kalian adalah pemimpin, dan setiap pemimpin akan diminta pertanggungjawabanya atas yang dipimpinnya. (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Dari hadis ini tentu kita dapat memahami bahwa pemimpin itu dapat dilaksanakan dan dimulai pada diri sendiri, dan diperuntukan pula bagi pemimpin yang memimpin sekelompok manusia. Baik itu dalam organisasi, lembaga Negeri maupun swasta.

Ironi, acapkali kita temukan seorang pemimpin yang melanggar sumpahnnya, seolah-olah sumpah yang ia sampaikan pada saat sumpah jabatan hanya terkesan seremonial saja atau berlaku hanya di ruangan itu saja tidak dengan selama ia menjabat.

Tentu itu keliru, sumpah jabatan merupakan kesaksian yang dipertontonkan kepada orang banyak dan diminta pertanggungjawabannya atas yang Ia pimpin.

Tulisan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman bagi generasi muda, mengingat bahwa generasi muda yang lahir hari ini merupakan penerus untuk melanjutkan estapet kepemimpinan dalam rangka merawat, menjaga dan memperjuangkan keutuhan bangsa.

Pentingnya pemahaman tentang roda organisasi bagi pemuda yang menjadi harapan penerus generasi bangsa, sejatinya harus dapat memahami bahwa organisasi yang baik adalah organisasi yang memiliki pemimpin dan punya tujuan.

Dalam tulisan ini juga, penulis menyampaikan bahwa setiap dari kita adalah pemimpin. Artinya menjadi pemimpin untuk diri sendiri dan bahkan menjadi pemimpin untuk sebuah organisasi, lembaga negeri ataupun swasta.

Sasaran dari tulisan ini tentu menjadi bekal ketika nantinnya di amanahkan untuk menjadi seorang pemimpin serta dapat menjalankan fungsi dan tugasnya dengan baik

Penulis : Fransisko Chaniago, S.Sos.,M.Pd.

Dosen Manajemen Pendidikan Islam UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi (UIN STS Jambi)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page