BISNIS – Realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Penanaman Modal Asing (PMA) untuk periode 2018 meningkat.
Berdasarkan catatan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi mencapai Rp 721,3 triliun atau meningkat 4,1 persen dibanding tahun sebelumnya.
Dijelaskan Kepala BKPM Thomas Lembong, total realisasi investasi PMDN 2018 mencapai Rp 328,6 triliun atau naik 25,3 persen dibanding 2017 yang sebesar Rp 262,3 triliun.
Sementara itu total realiasi investasi PMA 2018 adalah sebesar Rp 392,7 triliun atau turun 8,8 persen dibandingkan realisasi investasi PMA 2017 sebesar Rp 430,5 triliun.
“Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya bahwa realisasi tahun 2018 ini merupakan cerminan dari upaya tahun sebelumnya. Kurangnya eksekusi implementasi kebijakan pada tahun lalu berimbas pada perlambatan investasi di tahun ini, disamping adanya hambatan faktor eksternal,” ujarnya, dilansir JawaPos.
Secara lebih rinci, investasi pada triwulan IV 2018 menyumbang Rp 185,9 triliun atau 25,8 persen dari total realiasi investasi.
Untuk PMDN, realisasinya mencapai Rp 86,9 triliun atau naik 28,6 persen dari Rp 67,6 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, PMA tercatat sebesar Rp 99 triliun atau turun 11,6 persen dari Rp 112 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Bidang Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal, Farah Ratnadewi Indriani menjelaskan, untuk penyerapan tenaga kerja selama triwulan IV mencapai 255.239 orang dengan rincian 147.478 proyek PMDN dan 112.761 pada proyek PMA.
“Selain ekonomi digital, Indonesia masih memiliki sektor-sektor yang menarik untuk lebih digali lagi tahun 2019 seperti lifestyle, industri 4.0 dan industri pariwisata yang memiliki peluang serapan tenaga kerja,” pungkasnya.
