Libur Panjang, Pjs Gubernur Jambi : Jangan Jadi Penyebab Naiknya Covid-19

 BERITA JAMBI –  Pjs (Penjabat Sementara) Gubernur Jambi Restuardy Daud mengkhawatirkan terjadinya lonjakan kasus Covid-19 saat libur panjang akhir Oktober di Kabupaten/Kota Provinsi Jambi. Untuk membatasi pergerakan orang, salah satunya dengan menjaga perbatasan wilayah.

Restuardy menyebut mulai pekan depan, akan ada libur panjang peringatan hari besar keagaman Islam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Kamis 29 Oktober 2020. Rabu 28 Oktober dan Jumat 30 Oktober di tetapkan sebagai cuti bersama.

“Rabu 28 Oktober sampai Minggu 1 November menjadi libur panjang,” katanya saat memimpin rapat terpadu bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jambi bersama instansi terkait di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Kamis sore (22/10).

“Libur panjang jangan menjadi penyebab naiknya Covid-19. Pemerintah Provinsi Jambi bersinergi dengan seluruh instansi terkait di Provinsi Jambi melakukan upaya mengantisipasi terjadinya peningkatan Covid-19,” tambahnya.

Menurut Restuardy ada dua aspek yang harus di siapkan, yakni aspek komunikasi publik dan aspek operasional. Dalam aspek komunikasi, publik tentang penyampaian pesan kepada masyarakat dengan menjelaskan bahwa protokol kesehatan harus diterapkan.

Lihat Juga : Jambi Expo Produk Unggulan Daerah Pemprov

Sementara dalam aspek operasional, pelayanan kesehatan harus beroperasi dan pengaktifan pos pengawasan perbatasan Provinsi Jambi dengan provinsi tetangga.

“Kemungkinan terjadi peningkatan aktivitas dan mobilitas masyarakat termasuk wisata. Untuk pembatasan terhadap kegiatan yang berpotensi kumpul-kumpul dalam jumlah banyak menfaatkan instrumen Satgas Covid-19 untuk memfilternya,” ujarnya.

Membahas Antisipasi Bencana

Sekda Provinsi Jambi Sudirman menambahkan bahwa akan di buat tiga surat edaran. Pertama, surat edaran kepada kabupaten/kota. Kedua, surat edaran tentang angkutan barang.

“Kedua surat tersebut di tandatangani Pjs.Gubernur Jambi dan surat edaran ketiga kepada ASN Pemerintah Provinsi Jambi di tandatangani Sekda Provinsi Jambi,” ujarnya.

Baca Juga : Mosi Tak Percaya Pjs Gubernur Jambi, Ini 6 Sikap Cipayung Plus

Selain membahas Covid-19 pada libur panjang akhir Oktober 2020. Rapat membahas antisiasi bencana hidrometeorologi atau bencana banjir dan longsor. Serta, persiapan apel siaga bencananya yang akan di laksanakan pada Senin 26 Oktober 2020 di lapangan depan Kantor Gubernur Jambi.

“Tadi masukan dari Kemenang Provinsi Jambi mengimbau agar peringatan Maulid di laksanakan secara sederhana dan jumlah terbatas. Jika ada konsumsi sebaiknya tidak di sajikan secara prasmanan tetapi misalnya langsung di siapkan nasi kotak,” ucap Sudirman.

Sementara itu, terjadi pembahan sebanyak 24 pasien terkonfirmasi Virus Corona di Provinsi Jambi pada Jumat (23/10). Tambahan ini lebih banyak daripada jumlah pasien sembuh yang hanya enam orang.

Kini kesembuhan sudah mencapai 425 orang, terkonfirmasi positif sebanyak 1.092 orang, selebihnya masih dalam perawatan dan kematian masih 21 orang.

Lihat Video : Geger, Pelajar Serang DPRD Kota Jambi

Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah menjelaskan penambahan pasien sembuh berasal dari Kota Jambi dua orang, Tanjung Jabung Timur dua orang, dan Batanghari dan Tanjung Jabung Barat masing-masing satu orang.

“Sedangkan penambahan pasien positif, delapan orang asal Kota Jambi, delapan orang asal Kabupaten Batanghari, lima orang asal Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan  Sarolangun, Muaro Jambi serta Kerinci masing-masing satu orang,” kata Johansyah.

Himbauan Kepada Seluruh Masyarakat Jambi

Johansyah menyebut, penambahan kasus merupakan mereka yang tertular dari pasien yang terlebih dahulu di nyatakan positif. Ada juga hasil tes cepat dengan hasil reaktif yang di tindaklanjuti dengan tes swab. Kemudian yang melakukan test swab mandiri.

Gugus tugas mengimbau kepada seluruh masyarakat Jambi jangan lelah apalagi menyerah menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari. Wajib  memakai masker, mencuci tangan setelah beraktivitas, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan. Dan paling penting berdoa agar pandemi segera berakhir.

Rapat di hadiri Dirlantas mewakil Kapolda Jambi, Kasrem mewakili Danrem 042/Garuda Putih, perwakilan Kejati Jambi, Kabinda Jambi, perwakilan BNN Provinsi Jambi, dan para OPD terkait lingkup Pemerintah Provinsi Jambi mengikuti rapat yang di pandu oleh Sekda Provinsi Jambi, Sudirman.

Rapat menyusul dari rapat sebelumnya, antisipasi penyebaran se-nasional di gelar secara virtual di selenggarakan Pemerintah Pusat pada Kamis kemarin.

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033