BISNIS – Lingkungan yang bersih dan asri telah menjadi budaya dan mutlak bagi manajemen PT Perkebunan Nusantara PTPN IV Regional IV Jambi-Sumbar bersama masyarakat Kerinci. Untuk itu, BUMN perkebunan ini memberikan fasilitas menjaga kebersihan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) kabupaten Kerinci dalam bentuk kendaraan angkutan sampah.
Penyerahan kendaraan merek Viar itu, di serahkan langsung Region Head (RH) PTPN IV Regional IV Khayamuddin Panjaitan kepada Bupati Kerinci Monadi, SSos, MSi. Penyerahan berlangsung di acara Festival Budaya Kerinci 2026 di kawasan Dermaga Danau Kerinci pada Kamis (22/10/2026). Wakil Gubernur Jambi, Drs Abdullah Sani menyaksikan penyerahan kendaraan usai membuka Festival Budaya Kerinci dengan tema “Sekepal Tanah Surga, Negeri Seribu Budaya”.
Baca Juga : Wagub Sani Buka Festival Budaya Kerinci 2026, Dorong Kerinci Jadi Beranda Kebudayaan Jambi
“Ini bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan bersih. Festival Budaya Kerinci ini menjadi momen kita menjadikan hidup dengan lengkungan bersih dan asri menjadi budaya dan harus kita jaga bersama,” kata Region Head PTPN IV Regional IV, Khayamuddin Panjaitan saat menyerahkan bantuan kendaraan khusus pengangkut sampah itu.
Festival Budaya Kerinci
Bupati Kerinci Monadi mengapresiasi semua pihak yang berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan Festival Budaya Kerinci 2026.
“Terimakasih dan saya apresiasi semua pihak yang terlibat hingga Festival Budaya ini terselenggara. Kontribusi PTPN IV Regional IV dan Bank Jambi sangat dibutuhkan untuk kita sama-sama menjaga budaya dalam kehidupan sehari-hari,” kata Bupati Kerinci.
Monadi mengatakan, festival ini budaya momentum untuk menjaga warisan leluhur dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap budaya daerah. Festival memperkuat jati diri, merawat warisan leluhur dan menumbuhkan kecintaan terhadap budaya Kerinci.
“Kekayaan budaya yang kita miliki harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang. Termasuk budaya menjaga kebersihan seperti pendahulu kita menjaga kebersihan dan keasrian lingkungan yang kini tetap bisa dirasakan,” ujar Monadi.
Bupati mengingatkan pentingnya menjadikan kebudayaan sebagai bagian dari pembangunan daerah. Hal ini khususnya dalam mendukung sektor pariwisata dan lingkungan hidup serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pelestarian budaya perlu berjalan seiring dengan upaya menjaga alam.(**)
