Ledakan Terjadi, Saat Sidang Teror Bom Thamrin. Ini Yang Didapatkan Densus 88

JAKARTA – Sebuah peristiwa terjadi sidang pengadilan tengah berlangsung. Bagaimana tidak, ledakan bom thamrin secara mengejutkan, memporak-porandakan lokasi persidangan.

Tak ayal, peristiwa ledakan bom thamrin tersebut mengegerkan masyarakat setempat.

Sebelumnya diketahui, tim Densus 88 Antiteror langsung menyisir ke lokasi ledakan di Jalan Ampera Raya, Cilandak Timur, Jaksel, atau di dekat Pengadilan Negeri (PN) Jaksel, Jumat 25 Mei 2018, sekira Pukul 09.00 WIB.

Selain itu, Laporan di lapangan, ledakan membuat warga panik dan mencari sumber ledakan yang diduga di dekat Gang Pocong.

Sementara itu, PN Jaksel sendiri akan menjalani sidang pleidoi atas tuntutan hukuman mati dari JPU.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan hari ini menggelar sidang lanjutan kasus aksi teror bom Thamrin dengan terdakwa sekaligus petinggi kelompok Jamaah Ansharud Daulah (JAD) Oman Rochman alias Abu Sulaiman bin Ade Sudarma alias Aman Abdurrahman.

Sidang memasuki tahap pembacaan nota pembelaan atau Pleidoi dari Aman Abdurrahman dan pihak penasihat hukum.

Baca Juga : Ledakan Bom di Medan Gegerkan Indonesia, Polda Jambi Siap Siaga

Sementara Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Indra Jafar menjelaskan bukan ledakan, tetapi akibat kelalaian pekerja proyek. Sumber suara berasal cairan kimia dalam tong yang hendak di las pekerja.

Indra menyebut dalam insiden kecelakaan ini tidak menyebabkan korban luka ataupun jiwa. Saat ini, petugas juga sudah membuka Jalan Ampera setelah sempat ditutup ketika adanya suara tersebut.

“Dari proyek pembangunan. Ada barang-barang drum tapi msih ada sisa kimia sebenarnya sudah digunakan. Itu bahaya kalau ada sulutan api,” tutur Indra dikutip dari Okezone

Saat ini, keadaan di PN Jaksel sudah dalam keadaan normal. Sidang pun sudah kembali dibuka setelah sempat diskors.