Launching Produk Teh Usai Lebaran, PT Afresh Indonesia Akan Serap Tenaga Kerja

BERITA BISNIS – Kabarnya Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) PT Afresh Indonesia akan launching produk baru. Nyaris merajai pasar lokal Jambi, pabrik air minum besutan Lois Supardy ini, di kabarkan akan keluarkan Produk Teh dalam kemasan usai Lebaran nanti.

Niat melebarkan sayap, kali ini PT Afresh Indonesia akan bergerak di produk baru. Yang mana, selama 14 tahun sudah membesut perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Wigo dan Vir. Namun, kali ini pihaknya setelah Lebaran nanti akan perkenalkan produk Teh Kemasan.

Baca Juga : Diperkirakan Laku 150 Ribu Dus, Begini Cara AMDK Wigo Penuhi Permintaan Yang Membludak

Hal ini di sampaikan oleh Rozali, selaku General Manager (GM) PT Afresh Indonesia, Ia mengatakan bisnis ini masih berpeluang besar untuk besar di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

Bilangnya, produk teh dalam kemasan yang beredar masih di kuasai oleh Perusahaan luar Jambi.

“Jadi kita mau coba produk baru, dia berupa teh dalam kemasan. Nah, nanti itu ada beberapa jenis varian rasa dan aromanya. Kalau sekarang belum bisa saya bocorkan apa itu variannya,” ungkap Rozali sembari tertawa.

Gedung dan Mesin Telah Berdiri

Pantauan Dinamikajambi.com di lapangan, tampak 2 buah gedung telah berdiri kokoh. Seakan penasaran, tim turun langsung memasuki bangunan pabrik yang memakan waktu pembangunan 1 tahun tersebut.

Alhasil, dit emukan 2 buah mesin produksi teh yang akan beroperasi usai Lebaran nanti. Tak tanggung-tanggung, Rozali sesekali bercerita, harga dari mesin tersebut berkisar 1 Milliar per unitnya.

Berita Lainnya : Produk Air Mineral PT Afresh Indonesia, Wigo dan Vir Lalui 14 Filterisasi

“Ini mesin asli buatan lokal Indonesia, sengaja kita tidak impor. Karena, spare part dan alat-alatnya kan masih banyak di Indonesia. Sebentar lagi, setelah selesai semua urusannya, kita launching,” tambahnya.

Serap Tenaga Kerja Lokal

Di samping itu, Pria kelahiran Tungkal ini juga menjelaskan, sebelum launching nanti pihaknya akan menyerap tenaga kerja baru.

Tak main-main, untuk produksi pertama, Ia menjelaskan membutuhkan sekitar 20 hingga 30 orang tenaga kerja.

Sehingga, dengan beroperasinya pabrik tersebut di harapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar.

Lihat Juga Video : Grebek Pabrik Air Mineral, WIGO PT Afresh Indonesia

“Untuk produksi awal, akan menyerap sekitar 20 sampai 30 orang lah. Nanti, lambat laun semakin meningkat produksinya, kita tingkatkan juga jumlah tenaga kerjanya,” tutupnya.

Terakhir, General Manager ini menjelaskan, bahwa bahan baku teh ini di datangkan dari Sukabumi, Jawa Barat. Sehingga, optimis bersaing di kanca lokal dan Nasional. (Tr01)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube