Lantai Jembatan Berlobang, Aktifitas Warga Terganggu

TANJABBAR -Kondisi lantai Jembatan Harmoko dikelurahan Bram Itam Kiri Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat kembali mengalami kerusakan.

Kerusakan lantai jembatan yang dibangun pada tahun 2011 silam ini, diduga akibat kendaraan bertonase besar yang yang melintas dijembatan tersebut.

Pantauan dilapangan, kerusakan cukup membahayakan bagi masyarakat sekitar dan juga penguna jalan. Hal ini terlihat hampir sepanjang jembatan lantai yang dilas mengunakan plat ini sudah banyak yang jebol dengan kondisi besi plat ternganga serta terangkat ke atas.

Amir Hasan warga setempat mengatakan, jembatan sepanjang dua puluh meter ini merupakan akses utama bagi warga menuju Kabupaten dan juga menuju sekolah yang ada di Kuala Tungkal.

” Jembatan ini sebelum nya pernah diperbaiki, namun rusak kembali.” Ujar Amir Hasan.

Ia menyebut, bagi penguna jalan harus ekstra hati-hati. Karena sejauh ini tidak sedikit pengendara sepeda motor terperosok dan jatuh kedalam lobang tersebut saat melintas.

” Kerusakannya, hingga saat ini belum ada dilakukan perbaikan oleh dinas terkait.” Kata Amir.

Ungkapan senada juga disampaikan pengguna jalan Baim, ia menuturkan akibat kerusakan lantai jembatan ini membuat aktivitas terutama anak sekolah menjadi.

Ia berharap kepada pemerintah Kabupaten, segera bertindak untuk perbaikan. Agar aktivitas warga bisa lancar tanpa khawatir saat melintas.

” Yang kita takutkan, apabila tidak diperbaiki. Dikuatirkan lantai jembatan bakal roboh dengan sendirinya, dan jelas mengancam keselamatan warga serta pengguna jalan,” sebutnya.

Baim mengungkapkan, jembatan penghubung ini mulai rusak akibat banyak dilalui kendaraan bertonase berlebihan.

” Kita minta hendaklah dilakukan perbaikan. Jangan dibiarkan begitu saja,” pintanya.

Sementara itu, Lurah Bram Itam Kiri Fauzan mengatakan, jembatan Harmoko yang merupakan jembatan penghubung Kelurahan dan desa pantai gading saat ini memang sudah mengalami kerusakan dibagian lantainya.

” Kondisi jembatan Harmoko saat ini cukup memprihatinkan.” Ujar lurah.

Ia berharap pihak terkait segera, untuk bertindak memperbaikinya. Sebelum timbulnya korban jiwa baik bagi masyarakat setempat maupun pengguna jalan.

” Harapan kita tentu diperbaiki dan dibangun seperti jembatan yang ada, mungkin dibangun jembatan cor beton. Karena kekuatan lebih terjamin, kalau dibangun dari besi tidak bisa bertahan lama.” Ungkapnya sembari berharap bisa segera terealisasi.

Terpisah, Hendri Ponda Kecamatan Camat Bram Itam mengatakan, jika jembatan penghubung antar desa tersebut pernah diperbaiki beberapa tahun yang lalu. Namun kata Ponda tidak semuanya diperbaiki oleh dinas PUPR.

” Kalau tidak salah pernah dilakukan perbaikan. Cuma tidak keseluruhan, masih ada yang tertinggal belum diperbaiki.” Kata Ponda.

Ia menyebut, masalah kerusakan ini telah disampaikan kedinas PUPR Kabupaten. Bahwa kerusakan jembatan Harmoko perlu diperbaiki.

” Karena wewenang dan pendanaan nya itu ada di PUPR, kita hanya menyampaikan jika ada jembatan rusak diwilayah kami mohon dicari solusinya.” Ujar Camat.

Harapannya, jika dibangun ia ingin yang terbaik bagi masyarakat, ” Kalau pun diperbaikkan kita minta plat baja harus lebih lebar, namun akan lebih baik lagi dibangun dengan cor beton.” Sebutnya.(hry)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page