Kuda Hitam DPD RI, Edi Endra Nekat Perjuangkan Desa

BERITA MERANGIN – Calon DPD RI, Edi Endra dianggap kuda hitam perebutan 4 kursi DPD RI Dapil Jambi. Tekatnya kuat, perjuangkan desa dan menjadi tempat aspirasi rakyat.

Mengenal Edi Endra, SP kelahiran Desa Muara Madras, Kecamatan Jangkat, Kabupaten Merangin, 4 Februari 1980. Namanya sudah tak asing lagi bagi aktivis dan masyarakat pedesaan.  

Calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan (Dapil) Provinsi Jambi sudah terjun ke masyarakat sejak menjadi pendamping desa.

Dari sini, Ia melihat potensi desa dalam membangun yang masih sangat besar. Baik dari pengelolaan SDA, SDM maupun hal lainnya.

“Ke depan ini, kebijakan-kebijakan di pusat harus ada yang paham mengenai desa untuk ikut membantu merumuskan kebijakan. Dalam perjalanan ini, saya melihat dukungan-dukungan dari DPR RI maupun DPD masih sangat minim,” katanya.

Karena, sambung Ketua DPW APMDN Jambi itu, tidak semua orang memahami kondisi lapangan desa.

Edi Endra juga berbicara soal potensi pertanian, perikanan dan perkebunan desa. Bagaimana pengelolaannya, menjadi desa mandiri hingga penguatan dan pendapatan desa.

“Kuat secara mandiri soal keuangan, mau tidak mau kita harus mulai berpikir soal PAD. Kalau dulu ada program tanah kas desa. Sekarang itu, kita pikirkan disamping desa punya sumber daya dikelolanya, dana desa didorong lebih naik, desa tersebut bisa berupaya untuk membuat usaha, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Bisa BUMDes, bisa BUMDes bersama,” paparnya.

Pengurus Ikatan Alumni Fakultas Pertanian Unja mencontohkan BUMDes yang ada di Betara, Tanjab Barat yang telah mengelola Rp 5 Milyar untuk simpan pinjam, sewa kendaraan kepada perusahaan dan kebutuhan masyarakat desa.

Selain soal pembangunan desa tersebut, Edi Endra juga tak lupa untuk kesejahteraan perangkat desa. Hal ini, sambungnya, tak lain agar meningkatkan kinerja perangkat desa dalam membangun.

KETERWAKILAN DESA

Memahami desa, Edi Endra kemudian didorong untuk menjadi wakil desa di pusat. Keterwakilan desa lewat DPD, Edi berjanji jika terpilih akan tetap hadir ditengah masyarakat.  

“Anggota DPD RI seharusnya lebih banyak beraktivitas, berinteraksi serta mendengar langsung keluh kesah dan masalah yang terjadi di tengah-tengah masyarakat Provinsi Jambi,” kata Pimpinan GP Ansor Jambi itu.

Baca Juga : Pansus Jiwasraya Buka Posko Pengaduan Korban di Perwakilan DPD RI

Bagi Pembina PERTEPEDESIA di Jambi, anggota DPD seharusnya tidak ada pembatas antara anggota DPD RI dengan masyarakat atau antara yang perwakilan dengan konstituennya.

Sang Koordinator Pendamping Desa Provinsi Jambi ini akan maju sebagai calon DPD RI Dapil Jambi pada Pemilu 14 Februari 2024 yang tinggal menghitung hari.

Untuk itu meminta do’a dan dukungan masyarakat Kabupaten Merangin dan Provinsi Jambi agar bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat dan Desa, sebab Edi Endra memiliki segudang pengalaman sebagai Koordinator pendamping desa Provinsi Jambi

 

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page