Ketua Saber Pungli Muaro Jambi Bakal Tingkatkan Penindakan 

BERITA MUARO JAMBI – Ketua Saber Pungli Muaro Jambi, Kompol Novrizal sebut kedepannya mereka akan tingkatkan sosialisasi dan penindakan.

Hal ini di sampaikan oleh Ketua Saber Pungli Muaro Jambi,  saat mengikuti Kegiatan Rakornas Satgas Saber Pungli.

Baca Juga : Ngeri, Praktik Prostitusi Online Via Michat di Jambi Menjamur, Layani Hingga 15 Tamu Perhari

Kegiatan ini yakni melalui Video Conference bersama Ketua Pelaksana Satuan Sapu Bersih Pungutan Liar (Pungli) Pus, Rabu (15/12/2021).

Kegiatan ini di laksanakan sekira pukul 10.00 Wib, di Ruang Aula Inspektorat Kabupaten Muaro Jambi.

Waka Polres Muaro Jambi, Kompol Novrizal selaku Ketua Saber Pungli Muaro Jambi menghadiri Vicon, Ketua Saber pungli pusat.

Turut hadir, Kepala Inspektorat Kabupaten Muaro Jambi Budi Hartono,
Sekretaris Inspektorat Muaro Jambi, Abdul Hamid.

Selain itu, hadir juga pembantu Irwil II Inspektorat Muaro Jambi, Raden Sayuti Usman. masat Binmas Polres Muaro Jambi AKP Abdul Aqil, dan Kasiwas Polres Muaro Jambi Iptu Mustofa.

Laporan dan Arahan Ketua Pelaksana Satgas Saber Pungli.

Ia menyebutkan, bakal giat sosialisasi dan penindakan terkait perkara Pungli di kabupaten Muaro Jambi.

“Kita harus mengoptimalkan pelayanan publik bebas dari Pungli, untuk terlaksananya percepatan pemulihan ekonomi di era Pandemi Covid-19.” katanya.

Bilangnya, tujuan Rakornas mengevaluasi kinerja Satgas Saber Pungli Tahun 2021,serta mendukung keberhasilan program Kabinet Indonesia Maju. Sehingga dapat mewujudkan pembangunan Nasional.

Salah satu upaya penanggulangan pungli, yakni membangun Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).

Tak hanya itu saja, kegiatan satgas Saber Pungli juga melakukan berbagai kegiatan. Salah satunya yakni Sosialisasi, Penyelidikan, Yustisi dan Penindakan.

Lihat juga video : Demo Mahasiswa Berujung Ricuh

Sebagaimana di sampaikan, bahwa efek dari Pungli ini sangat berdampak. Diantaranya yakni sebagai berikut :

  1. Biaya Ekonomi Tinggi.
  2. Kerusakan Tatanan Masyarakat.
  3. Menghambat Pembangunan Nasional.
  4. Menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

(*/Red)

 

 

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page