Kembalikan Formulir ke NasDem dan Demokrat, Safrial Minta Petunjuk Tuhan

JAMBI – Memantapkan diri untuk bertarung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jambi 2020 mendatang, Safrial bersama tim kembalikan Formulir pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada) ke DPD Partai Demokrat dan DPW NasDem Provinsi Jambi, Kamis (10/10/2019) sore.

Kedatangan Safrial bersama tim di markas partai tersebut disambut baik oleh, Panitia Penjaringan yang dikomandoi oleh Saiful Bahri Hasibuan dari Partai Demokrat.

Sementara itu, dari Partai Nasdem sendiri disambut langsung juga oleh Arjuna Asnawi selaku Ketua Penjaringan, dan Syafboni Syafar Sekretaris DPW NasDem Provinsi Jambi.

Setibanya Bupati Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) 2 Periode bersama tim di lokasi, baik di Markas DPD Demokrat maupun DPW NasDem, Keharmonisan keduanya pun terasa begitu hangat, hingga terciptalah suasana kekeluargaannya yang akrab dikala senja nan damai ini.

Apakah ini merupakan petanda, bahwa Safrial adalah salah satu Bacagub yang bakal dipinang kedua partai tersebut di Pilgub mendatang ? Hal itu masih menjadi pertanyaan bagi publik, mengingat sebelumnya, keakraban yang sama juga pernah terlihat saat kedua 2 kandidat lainnya mengambil Formulir di partai besutan Surya Paloh dan SBY itu.

Meski demikian, dapat diakui juga bahwa kedatangan Safrial bersama tim, adalah bakal calon yang pertama dalam pengembalian Formulir pendaftaran di NasDem dan Demokrat tersebut.

Seperti yang dikatakan Safrial usai mengembalikan formulir tersebut, bahwa dirinya bersama tim akan terus bergerak, dan menjajaki setiap Parpol yang membuka pendaftar untuk Bacakada di Pilgub 2020 mendatang.

Akan tetapi, sebelum memulai pergerakannya di Pilgub mendatang, Bupati Tanjabbar 2 Periode itu berharap, langkahnya dapat direstui oleh seluruh masyarakat Provinsi Jambi, sehingga kedepannya amanah tersebut dapat dilaksanakan dengan adil dan sebaik-baiknya.

“Cuman di hati saya hanya satu, saya minta kepada Allah kalau jabatan Gubernur itu baik bagi saya, baik bagi keluarga saya, baik bagi agama saya, baik bagi masyarakat Jambi berilah saya jalan. Tetapi kalau menurut pandangan allah bahwa jabatan yang saya kejar itu besar mudaratnya dari pada manfaatnya, tutuplah jalan saya untuk menuju jabatan itu,” ungkap Bupati 2 Periode itu pada awak media.

Oleh karena itu, dirinya berpasrahkan diri, agar apa yang ditunjukkan kepadanya nanti, adalah yang terbaik.

“Jabatan bukanlah segala-galanya, arah tanggung jawab, tanggung jawab terhadap manusia di dunia ini. dan yang paling penting itu tanggung jawab kepada Allah nanti di akhirat nanti,” tandasnya. (Red)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page