TANJABBAR – Karena cewek, atau masalah perempuan, dua kelompok remaja di Tanjabbar yang berjumlah puluhan terlibat Tawuran hebat.
Hal ini baru diketahui, setelah dua kelompok remaja dengan jumlah puluhan ini, diamankan oleh pihak kepolisian setempat.
Baca juga : Polri dan TNI AL Razia Kapal Asing Masuk Tanjabbar
Dari keterangan polisi, disampaikan bahwa awal permasalah tawuran dua kelompok remaja di Tanjabar ini, adalah karena cewek atau masalah perempuan, yang tak lain adalah mantan kekasih dari salah satu mereka.
Polsek Tungkal Ilir Kabupaten Tanjung Jabung Barat, mengamankan dua kelompok remaja, yang terlibat tawuran di Jln. Lintas Kuala Tungkal-Jambi. Tepat di depan MA Riyadhul Jannah, Desa Bram Itam Raya, Kecamatan Bram Itam.
Kata Kapolres
Kapolres Tanjabbar AKBP Guntur Saputro, SIK, MH melalui Kapolsek Tungkal Ilir IPTU Agus A Purba, SH, MH mengatakan puluhan pelajar yang diamankan tersebut, berasal dari Parit 7 Desa Tungkal I dan Remaja Teluk Nilau.
” Totalnya 13 remaja yang kita amankan. 2 dari Kelompok Pemuda Desa Tungkal I, dan 11 remaja dari Kelompok Teluk Nilau. Karena sudah meresahkan masyarakat,” ungkap IPTU Agus A Purba dikonfirmasi, Minggu (21/6/20).
Agus mengatakan diamankannya 13 remaja tersebut, berawal dari laporan masyarakat bahwa ada tawuran.
Ia menyebutkan bahwa pemicu dari permasalahan ini adalah adanya pengeroyokan terhadap DZ (16), remaja Kelurah Teluk Nilau pada 18 Juni 2020 sekitar pukul 21.00 WIB.
Kejadiannya, yakni di Simpang 4 RSUD KH Daud Arif, oleh HR (15) remaja Parit 7 Desa Tungkal I.
“Saat itu karena korban DZ bertemu dengan seorang perempuan berinisial NN, yang merupakan mantan pacar HR. Jadi ini masalah awalnya,” kata Kapolsek.
Pasca pemukulan itu, ungkap Kapolsek adalah antara DZ dan HR membuat janji bertemu pada Jumat malam itu, untuk menyelesaikan masalah tersebut di Parit 4 Sungai Saren depan MA Riyadhul.
Masing-masing mereka membawa teman-teman nya. Sehingga terjadilah kericuhan.
Lihat juga video : Klik Disini
” Namun entah mengapa pada pertemuan itu, HR langsung memukul DZ dengan kayu di TKP. Disitulah terjadi tawuran. DZ lari meminta pertolongan warga, dan warga setempat sempat melerai tawuran,” terangnya.
“Kita tiba di lokasi sekitar pukul 23.15 WIB, benar telah terjadi tauran. Kemudian kita langung amankan dengan dibantu warga setempat,” terang Agus. (hry)
