Kabar Buruk, BPOM Larang Konsumsi 6 Kopi Sachet

BISNIS – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi keluarkan pernyataan terkait konsumsi kopi. BPOM larang konsumsi 6 kopi sachet ini.

Pernyataan ini setelah BPOM melakukan penyitaan dan pengujian bahan kimia obat (BKO), Februari 2022. BPOM sebut Kopi instan atau kopi sachetan itu mengandung paracetamol dan sindenafil.

Kepala BPOM Penny K Lukito mengatakan, dalam operasi tersebut, pihaknya menemukan kopi instan yang mengandung bahan kimia obat. Kopi instan itu yakni Kopi Jantan, Kopi Cleng, Kopi Bapak, Spider, Urat Madu, dan Jakarta Bandung.

“Tentunya harus diketahui masyarakat ini (kopi temuan BPOM) untuk meningkatkan stamina siapapun mengonsumsinya,” kata Penny, dalam konfrensi pers virtual baru-baru ini.

“Terutama stamina laki-laki ini dan obat anti nyeri yang digunakan bersamaan tentunya akan menunjukkan sesuatu yang meningkatkan energi daya tahan tubuh,” tambahnya, Jumat (4/3/2022).

Penny mengatakan, operasi di lakukan oleh Kedeputian Bidang Penindakan BPOM bersama dengan Balai Besar POM di Bandung dan Loka POM di Kabupaten Bogor.

Dari hasil operasi, mereka menemukan produk berupa 15 jenis pangan olahan mengandung bahan kimia obat. Kemudian, sebanyak 36 jenis obat tradisional mengandung bahan kimia obat.

Baca Juga : Viral Kalajengking Jadi Rokok, Bikin Kecanduan Tapi Efeknya Gawat

Kemudian, sebanyak 32 kg bahan baku obat ilegal seperti Parasetamol dan Sildenafil dan 5 kg produk ruahan/bahan campuran setengah jadi.

“Ada alat produksi sederhana dan tidak memenuhi cara produksi obat yang baik, kemudian ada produk jadinya sendiri,” ujarnya.

Penny menjelaskan, penggunaan bahan pangan yang mengandung bahan kimia obat ini berisiko pada kesehatan seperti gangguan jantung dan gangguan hati.

“Siapapun yang mengonsumsi ini ya kemudian gangguan-gangguan lainnya bahkan bisa menyebabkan kematian, penyakit kanker juga memungkinkan tentunya,” ucapnya.

(Red)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube