Innalillahi, Anggota TNI Ini Meninggal Tertembak OTK

VIRAL – Seorang anggota TNI gugur atau meninggal dunia usai tertembak Orang Tak di Kenal (OTK). Hal ini di sampaikan Kabid Humas Polda Aceh baru-baru ini.

Kabarnya, sang anggota TNI yang meninggal tertembak OTK itu di makamkan dengan upacara militer.

Berdasarkan keterangan dari Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, korban yang merupakan anggota TNI/Dantim BAIS Pidie berpangkat kapten tertembak pada Kamis (28/10) sekitar pukul 17.15 WIB.

“Kami menerima informasi setelah ada rekannya yang memastikan bahwa almarhum meninggal,” kata keluarga almarhum Khairul Muslim usai pemakaman, di Banda Aceh, Jumat 29 Septermber 2021, dikutip dari antara.

Baca juga : Viral Kiper di Indonesia Ngudud, PSSI dan Kiper Bayern Jadi Sasaran

Sementara itu, prosesi pemakaman terhadap almarhum di laksanakan dengan upacara militer dan di saksikan oleh warga setempat.

Menurut Khairul, almarhum terakhir kali berada di rumah bersama pada Minggu, 24 Oktober 2021, dan kemudian kembali bertugas di Pidie.

Almarhum meninggalkan seorang istri dan tiga anak laki-laki.

“Beliau bisa berbaur, periang sifatnya, seperti warga biasa, berbaur dengan masyarakat,” ujarnya.

Khairul menyampaikan, untuk proses hukum dalam kasus ini pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada negara, dan di harapkan dapat di proses seadil mungkin.

“Prosesnya kita serahkan kepada negara. Kami juga ikhlas karena memang beliau sudah tugas,” kata Khairul.

Sejauh ini belum ada keterangan lebih jauh mengenai kronologis kasus penembakan tersebut, dan masih dalam proses penyelidikan.

Di beritakan sebelumnya, Seorang anggota TNI tewas di tembak orang tak di kenal (OTK), Jumat 29 Oktober 2021.

Berita lain : Sidang Perdana Hutang Piutang Ivan-Fasha, Kuasa Hukum IW Bakal Siapkan Bukti

Korban di sebut sebagai Dantim Badan Intelijen Strategis (Bais), korban bernama Kapten Abdul Majid (53).

Insiden penembakan terjadi di Jalan Lhok Krincong Gampong Lhok Panah, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie, Aceh. Peristiwa terjadi pada Kamis (28/10/2021) sekitar pukul 17.15 WIB.

Kapendam Iskandar Muda Kolonel Arh Sudrajat membenarkan kejadian tersebut.

Ia mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.

“Benar, masih dalam penyelidikan,” katanya.

 

Sumber : Pojoksatu.id

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube

You cannot copy content of this page