H-5 PSU, PKC PMII: Harga Diri KPU Provinsi Jambi di Pertaruhkan

BERITA POLITIK – Sengketa perselisihan hasil Pemilihan Gubernur Jambi tahun lalu berujung pada Pemilihan Suara Ulang atau PSU. PKC PMII memberi pesan, PSU pertaruhan harga diri KPU

Sebelumnya, amar putusan MK tersebut mengharuskan pemilihan ulang di 88 TPS. Hal ini mendapat pesan tersendiri dari PKC PMII Provinsi Jambi.

Sebagaimana diketahui, beberapa waktu lalu amar putusan MK mengharuskan digelarnya pemilihan ulang di 5 Kabupaten/Kota.

Yang mana, 88 TPS itu tersebar di Kabupaten Muaro Jambi, Kabupaten Batanghari, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, serta Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh. Hajatan ulang itu akan digelar pada, Kamis (27/05/2021) mendatang.

Pun hal ini mendapat tanggapan keras dari Ketua PKC PMII Provinsi Jambi, Sabtu (22/05/2021). Pada Dinamikajambi.com, Hengki Tornado mengatakan, PSU ini haruslah menjadi barometer bagi KPU Provinsi Jambi.

Dimana, asumsinya mengatakan, pemilihan ulang di 88 TPS ini disinyalir oleh kinerja KPU pada Pilgub 2020 lalu.

“Jelas kita ketahui, bahwa PSU ini merupakan keputusan MK yang di dasari oleh buruknya kinerja KPU. Sehingga, membuat kesalahan yang masif, pun berujung dengan PSU, ” tegasnya.

Pertaruhan Harga Diri Penyelenggara

Lebih lanjut, Mahasiswa S2 Fakultas Hukum Universitas Jambi ini juga menambahkan. Yang mana, Pilgub 2020 lalu adalah sejarah pertama kalinya PSU di Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

Oleh karena itu, bilangnya, penyelenggara haruslah belajar dari pengalaman kelam tersebut. Yang mana, PMII menilai berhasil atau tidaknya PSU kali ini adalah pertaruhan harga diri KPU Provinsi Jambi.

“Keberhasilan PSU ini merupakan harga diri KPU dalam mensukseskannya. Maka, kami meminta KPU untuk tidak main-main lagi. Guna menugaskan para anggotanya, di semua tingkatan untuk berkerja maksimal,” tambahnya.

Baca Juga : Jelang PSU, Pj Gubernur Jambi Tinjau Logistik KPU di 5 Kabupaten

Lantas, apabila PSU ini masih menggoreskan kesalahan yang sama di tahun 2020 lalu. Maka, Hengki beranggapan bahwa marwah dan profesionalitas KPU Provinsi Jambi akan hilang di mata masyarakat.

“Kami melihat kejadian ini merupakan tugas berat KPU, untuk membuktikan kinerja dalam menjalankan tugas. Kemudian, jangan sampai terjadi kesalahan yang sama, ” tutupnya.

(Tr01)

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube