Akhirnya Terungkap, Ternyata Ini Sumber Senjata KKB

NASIONAL – Asal usul sumber senjata milik KKB teroris di Papua ini akhirnya terbongkar. Semua asal amunisi untuk teror KKB Papua dibuka habis oleh TNI dan Polri.

Asal-usul senjata api dan amunisi yang dimiliki Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Lamek Taplo dibuka habis olehh Danrem 172/Praja Wira Yakhti (PWY) Brigjen TNI Izak Pangemanan.

Cerita bermula dari pengembangan penembakan KKB terhadap anggota TNI yang mengendarai mobil.

“Kontak tembak terjadi saat kendaraan yang ditumpangi anggota dari Yonif 310/KK dan Yonif 403/WP mogok, ” jelas Izak.

Beberapa anggota TNI turun untuk memperbaiki dan mendorong mobil. Namun, tiba-tiba ditembaki, sehingga terjadi baku tembak Ada luka tembak yang dialami 4 prajurit TNI.

Keempat prajurit itu diduga akibat rekoset atau pantulan dari aspal.

“Saya sudah bertemu dan menanyakannya kepada para korban yang saat ini masih di rawat di RST Marthen Indey, Jayapura, ” jelas Izak.

Empat anggota yang terluka adalah Serka Dian Hardiana dan Praka Kuku Ismail dari Yonif 310/KK, serta Serda Sukrisdianto Yonif dan Pratu Romi dari Yonif 403/WP.

Dari fakta ini, TNI akhirnya mengetahui asal usul sumber senjata KKB teroris.

Izak mengungkapkan, senjata dan amunisi di ambil dari reruntuhan helikopter MI 17 yang jatuh dalam penerbangan Oksibil-Sentani pada Juli 2019.

“Memang benar senpi yang di miliki KKB pimpinan Lamek Tablo berasal dari helikopter MI17 yang membawa 12 prajurit TNI,” kata Izak, di Jayapura, Papua, Jumat (21/5/2021) seperti Antara.com melansir.

Ia menerangkan, jenazah kru dan helikopter MI17 di temukan dan di evakuasi pada Februari 2020. Sedangkan senjatanya sudah di ambil KKB.

Senjata itulah yang di gunakan KKB saat menyerang anggota Satgas Pengamanan Daerah Rawan (Pamtas) di Serambakon, Selasa (18/5/2021) malam.

Ini Negara Sumber Senjata KKB

Sementara itu, Senjata Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua merupakan hasil selundupan. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo, menyampaikan hal itu

“Senjata untuk melakukan penyerangan, kita juga sudah berhasil mengidentifikasi. Senjata-senjata itu di dapat dari jalur penyeludupan secara gelap,” ujarnya di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Rabu (12/12).

Senjata tersebut di beli dari wilayah Papua Nugini dan di wilayah Filipina. “Khusus yang di Filipina, masuknya senjata melalui jalur laut. Sedangkan yang di Papua Nugini melalui jalur darat,” jelas Dedi.

Sebagian besar merupakan senjata racikan. Sebab, di Filipina senjata tersebut buatan tangan atau handmade.

“Meskipun bentuknya pabrikan tapi itu buatan tangan. Di Filipina, senjata di jual bebas karena handmade,” tuturnya.

Selain hasil penyelundupan, KKB juga memiliki senjata pabrikan hasil rampasan penyerangan anggota TNI-Polri di wilayah Papua.

“(Total) 25 pucuk senjata yang di miliki KKB. 17 pucuk senjata panjang dan 8 pucuk senjata pendek,” tukas Dedi.

Sementara itu, Polri berhasil mengidentifikasi kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang melakukan penyerangan di Kabupaten… Selengkapnya,,,,,

redaksi

Kontak kami di 0822 9722 2033 Email : Erwinpemburu48@gmail.com Ikuti Kami di Facebook, Instagram dan YouTube