MUARO JAMBI – Menghadapi tahun baru 2018, Sungai Gelam bersiap mandi lumpur. Puluhan titik jalan di jalan poros Kecamatan Sungai Gelam, makin memburuk dalam beberapa pekan terakhir.
Hari ini saja, sudah tak terhitung berapa kendaraan terbenam dijalan tersebut. Selain persoalan tonase jalan yang tak seimbang dengan angkutan, kondisi jalan makin buruk setelah musim hujan belakangan ini.
Penulusuran Dinamikajambi.com dijalan yang tergolong paling parah yaitu di RT 18 Desa Sungai Gelam. Terdapat salah satu mobil bertonase besar jenis Fuso yang terbenam. Pemandangan ini, sudah berlangsung beberapa Minggu dengan angkutan sawit yang besar jenis Fuso. Lebih dari 6 unit, pernah terjerembab dalam kubangan.
Saat ditemui, salah satu sopir mobil yang terbenam tak banyak memberi informasi. Terlebih, saat ditanya berapa ton muatan mobilnya.
“Langsung saja datang ke kantor bang. Kalau di kantor semua jelas, kalau saya sendiri hanyalah sopir,” bilang salah satu sopir mobil angkutan dari perusahaan milik pengusaha, Akak.
Tak cukup informasi, awak Dinamikajambi.com bertemu dengan Andi, pengurus perusahaan. Andi mengatakan, kerusakan jalan lantaran musim hujan.
“Di musim hujan jalan rusak tu pasti terjadi karena jalan kita rawan rusak. Untuk hari ini PT Akak akan mengeluarkan penimbunan batu untuk lubang tersebut yaitu 2 mobil,” ungkapnya. (Tr01)
