BATANGHARI – Salah seorang pelajar berinisial MF (17) asal Desa Sungai Baung Kecamatan Muara Bulian Batanghari, harus dilarikan ke Rumah Sakit akibat dikeroyok orang tak di kenal (OTK).
Pengeroyokan pelajar ini, terjadi di Jalan Baru Talang Inuman, Perumahan AZP, pada Minggu dini hari sekira pukul 00.30 Wib (9/1/2022).
Baca juga : 65 Tahun Provinsi Jambi, Dewan Ingatkan Pemulihan Ekonomi
Salah seorang warga Talang Inuman Rio Harahap, membenarkan kejadian tersebut. Di mana pada saat itu, Ia sedang bersantai di rumah dan tiba-tiba ada yang mengetuk rumah dan meminta tolong.
“Sekita jam 12 lewat ada yang mengetuk pintu, dan saya buka ternyata seorang pemuda meminta tolong untuk berlindung,” katanya.
Setelah itu, warga tersebut mengantarkan pelajar di Batanghari yang dikeroyok tersebut ke Rumah Sakit, untuk di lakukan penindakan yang lebih lanjut.
“Di jalan sempat saya tanya juga korban, saat itu dari nongkrong dan hendak pulang kerumahnya. Setibanya di Pos Satpam AZP di berhentikan orang tak di kenal,” lanjutnya.
Kata Kepala Desa
Kepala Desa Sungai Baung M Ridwan saat di konfirmasi, juga membenarkan adanya salah satu pemuda asal desa yang ia pimpin mengalami kejadian penganiayaan, Minggu (09/01/2022).
Di katakan Kades dari informasi yang beredar sebelum terjadi perkara penganiayaan itu. Korban (MF. Red) di cegat di jalan oleh sekelompok pemuda tersebut.
“Betul, pelaku puluhan orang, yang nyerang korban itu lebih dari 6 orang dengan menggunakan Samurai, senjata tumpul, kayu, besi dll,” ujarnya.
Atas kejadian tersebut, pihak keluarga langsung melaporkan perkara penganiayaan ke kantor Kepolisan Sektor (Polsek) Muara Bulian. Ini untuk segera di tindak lanjuti.
“Korban telah dirawat di rumah sakit jambi dan sekarang lagi di operasi, akibat terkena sabetan dari benda tajam yang mengenai anggota tubuhnya,” Imbuhnya.
Sementara itu, Kapolsek Muara Bulian Iptu Charles Sitorus saat di konfirmasi menyampaikan, telah menerima laporan penganiayaan terhadap warga dari desa Sungai Baung.
Lanjut Kapolsek, laporan masuk ke Polsek Muara Bulian sekitar pukul 03:30 subuh tadi, dan mengenai waktu kejadian penganiayaan itu terjadi sekitar pukul 00:30 malam tadi.
” Iya,, Subuh tadi memang ada Laporan (LP) penganiayaan berat masuk ke kita. Korban orang desa sungai baung, sementara untuk Pelaku masih dalam proses lidik,” katanya.
Keterangan Kapolsek
Masih kata Kapolsek, saat itu korban bersama kedua rekannya sedang melintas di Jalan Pasar Talang Inuman. Tiba-tiba pelaku (dalam lidik) mengejar korban, dengan membawa sajam yang di duga sebilah parang.
Mengetahui ada yang mengejar, korban bersama kedua rekannya berpisah guna menyelamatkan untuk diri. Baasnya saat pelaku berhasil mendekati korban, pelaku langsung mengayunkan sajam. Di mana yang di duga parang ke arah korban.
Kedua saksi (teman korban) juga telah di minta keterangan terkait kejadian ini, karena informasi yang di dapat masih belum lengkap. Sehingga perkara ini masih dalam proses penyelidikan unit Reskrim Polsek Muara Bulian.
Lihat juga video : Demo Mahasiswa Berujung Ricuh
Iptu Charles Sitorus juga menghimbau, kepada pihak keluarga korban untuk dapat menahan diri. Dan memberikan waktu kepada unit reskrim polsek setempat, untuk mengungkap perkara tersebut.
“Apabila ada informasi sekecil apapun segera melaporkan ke personil, saya di polsek dan jangan mengambil tindakan sendiri. Agar tidak menimbulkan perkara baru,” Pungkasnya. (Tr02)
