Dampak Tanggul Milik Perusahaan di Sarolangun, 4 Desa di Air Hitam Terendam Banjir Saat Hujan

SAROLANGUN – Sejak pembuatan tanggul milik salah satu perusahaan di Kabupaten Sarolangun 2 tahun lalu, kini hasil panen warga setempat ikut terdampak. Paling tidak ada 4 Desa di kecamatan Air Hitam terendam banjir, akibat bangunan tanggul perusahaan tersebut.

Hal ini pun kini membuat warga di 4 desa tersebut mengeluh, karena selain terendam banjir, hasil perkebunan mereka pun ikut terdampak. Bahkan, tidak jarang mereka gagal panen, jika musim panen datang.

Baca juga : 15 Twibbon HUT Provinsi Jambi ke 65 Tahun 2022, Langsung Jadi

Seperti yang di sampaikan anggota DPRD Provinsi Jambi, Evi Suherman saat di temui Dinamikajambi.com di ruang kerjanya, Rabu (05/01/2022).

Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini mengatakan, dalam reses yang di gelar beberapa waktu waktu lalu, banyak masyarakat yang mengeluh terhadap tanggul yang di buat oleh sebuah perusahaan di kawasan kecamatan Air Hitam Kabupaten Sarolangun itu.

Dampaknya, 4 desa yang berada di kawasan tanggul tersebut terendam banjir saat hujan turun. Hal tersebut terjadi sudah 2 tahun belakangan ini. Parahnya lagi, akibat tanggul itu tidak sedikit warga yang bercocok tanam gagal panen.

Banjir dan Gagal Panen

Tentu hal ini merugikan masyarakat, karena selain banjir pendapatan warga juga terganggu. Tak ayal, banyak warga yang protes dan berharap, pemerintah setempat dan pihak Provinsi Jambi untuk memanggil pihak perusahaan, untuk menghancurkan tanggul tersebut.

“Ada pembangunan tanggul yang di bangun oleh perusahaan di Kecamatan Air Hitam, yang panjangnya puluhan kilometer. Sejak didirikannya tanggul itu, kalau hujan desa setempat terendam banjir.” terangnya.

Untuk itu, dalam waktu dekat ini Ia akan membicarakan hal tersebut secara resmi kepada Gubernur Jambi, agar segera di tindaklanjuti. Karena jika tidak, maka dampaknya akan terus di rasakan oleh masyarakat.

Lihat juga video : Demo Mahasiswa Berujung Ricuh

“Nanti saya dalam waktu dekat ini akan sampaikan kepada gubernur secara resmi. Karena kasian masyarakat, selain terendam banjir di 4 desa ini, juga mereka sering gagal panen.” tukasnya.

Untuk di ketahui, 4 desa yang terdampak dan terendam banjir oleh tanggul puluhan kilometer di Kecamatan Air Hitam ini. Di antaranya yakni Desa Lubuk Jering, Desa Jernih, Desa Baru dan Desa Lubuk Kepayang. (Nrs)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033

You cannot copy content of this page