Cek Harga Jelang Tahun Baru, Tim Satgas Provinsi Temukan Ini di Pasar

JAMBI – Menjelang perayaan tahun baru 2020, Pelaksana Tugas Harian (PLH) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Sudirman bersama tim gabungan Satgas Pangan Provinsi Jambi menggelar Insfeksi Mendadak (Sidak), ke Pasar Angso Duo baru Jambi, Sabtu (28/12/2019).

Kegiatan ini dilakukan, guna untuk memastikan harga-harga kebutuhan pokok stabil, di Provinsi Jambi.

Dalam kunjungan ini, Sudirman didampingi oleh direktur Bank BI Jambi, Perum Bulog Jambi dan Diskrimsus Polda jambi yang tergabung dalam Satgas Pangan provinsi Jambi.

Sudirman mengatakan, untuk harga kebutuhan pokok dari hasil penelusuran masih tergolong stabil.

Pun demikian, ada beberapa yang naik diantranya yakni bawang merah, cabe merah, bawang putih, telor ada kenaikan, kenaikannya berkisaran diantara 2.000-6.000 Perkilogram (/Kg red).

Ia menambahkan, dengan turunya tim satgas pangan ini paling tidak bisa mengendalikan harga. Jangan sampai harga bahan pokok tersebut terus mengalami kenaikan yang signifikan.

“Secara keseluruhan juga terus di monitor oleh tim  Satgas Pangan Provinsi Jambi. Di catatan Bank BI Provinsi Jambi, imflasi kita masih dalam posisi 1,03 persen, mudah-mudahan masih terus dibawah 2 persen, masih dalam batas yang normal.” Jelasnya.

Oleh karena itu, dalam upaya menekan inflasi tersebut, Pemprov Jambi akan menghadirkan toko TPID yang sudah ada.

Hal tersebut, nanti juga tidak hanya di pasar Angso duo saja, akan tetapi juga nanti di talang Banjar.

“Karena sentral pasar di Kota Jambi berada di talang Banjar dan pasar Angso duo ini,” tambahnya.

Untuk diketahui, harga-harga kebutuhan pokok di Provinsi Jambi saat ini, sperti telor  itu berkisar Rp. 1.400-1.800, bawang merah Rp. 38.000/kg, bawang putih Rp. 26.000-28.000/kg, cabe merah Rp. 32.000/kg, cabe rawit Rp. 24.000/kg, ikan mas Rp. 32.000/kg, Ikan nila Rp. 32.000/kg, gurami Rp. 40.000-50.000/kg, daging beku Rp. 70.000-80.000/kg, ayam Rp. 32.000/kg, daging sapi, Rp. 120.000/kg, dan  daging kerbau Rp. 120.000/kg.

Mengejutkan, dalam kunjungan ini Sudirman dan tim Satgas Pangan Provinsi Jambi, menemukan daging beku yang di panjang atau di gantung oleh pedagang.

Sebagaimana yang disampaikan, semestinya daging beku ini tidak lagi di pajang, akan tetapi dimasukkan ke dalam brizzer.

Untuk itu, pihaknya menghimbau kepada para pedang agar tidak lagi lakukan hal yang demikian kedepannya, dan harus di masukkan daging beku ke dalam brizzer.

“Karena kalau di gantung paling kekuatannya hanya sekitar 6 jam, dan itu bisa berbahaya. Hasil penelusuran sebelumnya ini bisa berbahaya, dan memunculkan bakteri,” imbuhnya. (Nrs)

Redaksi Dinamika Jambi

Kontak kami di 0822 9722 2033